Standarisasi produk menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Dalam rangka mendorong IKM naik kelas, Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Dinas Perindustrian NTB, Dr. Aryanti Dwiyani, S.Pt., M.Pd, hadir mewakili Kepala Dinas Perindustrian NTB sebagai narasumber pada kegiatan “Workshop Smart UMKM: Inovasi dan Teknologi sebagai Kunci Naik Kelas di Pasar Global” yang diselenggarakan oleh POLTEKPAR Lombok. (Senin, 8 Desember 2025)

Beliau menegaskan bahwa standarisasi bukan hanya sekadar memenuhi aspek regulasi, namun juga menjadi instrumen untuk memastikan kualitas, keamanan, keberlanjutan, serta citra profesional produk IKM di mata konsumen nasional hingga internasional.

Workshop ini juga menghadirkan narasumber penting lainnya yaitu Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Tengah Ikhsan, S.Hut, serta Owner PT. IWANI Iwin Insani, yang membagikan pengalaman nyata terkait tantangan dan strategi pengembangan produk lokal agar mampu menembus pasar global. Kolaborasi antar pemangku kepentingan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, pemanfaatan teknologi digital, hingga standardisasi legalitas seperti NIB, PIRT, halal, SNI, dan sertifikasi lainnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Aryanti menekankan bahwa produk IKM harus memenuhi standar mutu yang konsisten, kemasan yang kompetitif, serta narasi branding yang kuat untuk menarik kepercayaan pasar. Pemanfaatan inovasi teknologi dan pendekatan ecofriendly juga menjadi nilai tambah, mengingat tren konsumen global yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan. Dengan standar yang kuat, IKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan meraih peluang ekspor.

Kegiatan workshop ini juga dirangkaikan dengan penilaian produk terbaik dengan kategori Ecofriendly dan Best Packaging, sebagai bentuk apresiasi bagi pelaku usaha yang telah mampu menghadirkan inovasi berbasis keberlanjutan dan estetika kemasan profesional. Ajang ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh IKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya, sehingga mampu berdaya saing tinggi dan membawa nama NTB semakin dikenal sebagai daerah dengan produk kreatif unggulan di tingkat nasional maupun global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *