Fakultas Peternakan Universitas Mataram menyelenggarakan Simposium Kewirausahaan, Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai upaya menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis nilai-nilai halal di kalangan mahasiswa dan pelaku usaha industri kecil menengah (IKM). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias di Ruang Serba Guna Gedung A Lantai 1 Fakultas Peternakan Universitas Mataram. (Minggu, 2 November 2025)
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Prof. Taqiyudin, perwakilan dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), para pelaku IKM, serta mahasiswa Fakultas Peternakan. Selain itu, turut hadir Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Pemberdayaan Industri Dr. Aryanti Dwiyani, M.Pd, yang sekaligus menjadi Narasumber utama dalam kegiatan Simposium ini.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasinya dalam kegiatan ini. Beliau menegaskan pentingnya kegiatan seperti simposium untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, sekaligus mendorong mereka agar mampu menciptakan usaha mandiri yang berdaya saing dan berlandaskan nilai-nilai halal.
Kabid Sarpras memaparkan berbagai program dan fasilitas yang disiapkan pemerintah untuk mendukung pelaku usaha, khususnya dalam proses sertifikasi halal dan pembuatan NIB. Beliau juga menjelaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi produk agar dapat bersaing di pasar nasional dan internasional.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari peserta, baik mahasiswa maupun pelaku IKM. Melalui simposium ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kreatif dan mandiri dalam berwirausaha, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya legalitas usaha dan penerapan prinsip halal dalam setiap lini bisnis yang dijalankan.
Sebagai penutup, panitia menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah edukasi dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat industri demi terwujudnya ekosistem wirausaha yang unggul, halal, dan berdaya saing di Nusa Tenggara Barat.
