Mataram – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nuryanti, SE., ME., didampimgi Eselon III dan Fungsional Perencana menghadiri rapat orientasi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) 2025-2029. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bappeda NTB pada Selasa, 14 Januari 2025.
Rapat tersebut bertujuan untuk memastikan keselarasan antara visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dengan agenda pembangunan daerah lima tahun ke depan. Tim asistensi penyusunan RPJMD menegaskan pentingnya mengakomodasi visi dan misi pimpinan daerah dalam dokumen perencanaan agar pembangunan yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam paparannya, Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME., menekankan bahwa RPJMD 2025-2029 harus mendukung tujuan menjadikan NTB sebagai “Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia.” Ia menyampaikan bahwa penyusunan dokumen ini memerlukan sinergi antara seluruh perangkat daerah agar setiap sektor pembangunan berjalan efektif dan efisien.
Nuryanti juga memaparkan sejumlah capaian kinerja Dinas Perindustrian NTB selama lima tahun terakhir. Beberapa sektor unggulan yang telah berkembang pesat di NTB meliputi industri pertambangan, kosmetik, permesinan, hingga muslim fashion industri. Ia menegaskan bahwa sektor-sektor industri tersebut harus terus diperkuat agar mampu bersaing di pasar global.
“Kami akan terus mendorong pengembangan sektor industri unggulan yang sesuai dengan potensi daerah, termasuk memperluas pasar produk-produk lokal ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Nuryanti.
Melalui penyusunan RPJMD dan Renstra PD yang terarah, Pemerintah Provinsi NTB berharap dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat. Diharapkan, dengan visi “Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia,” NTB akan menjadi pusat ekonomi kreatif dan inovasi yang mampu bersaing di kancah global.
