Mataram, 15 Januari 2025 – Bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Wilayah Bulog NTB, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan Gabah/Padi Dalam Negeri Provinsi NTB Tahun 2025. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti SE., ME., didampingi pejabat fungsional yang memberikan paparan terkait kondisi terkini penggilingan padi di wilayah NTB.

Kepala Dinas Perindustrian menyampaikan bahwa terdapat 613 penggilingan padi yang sudah terdata di Provinsi NTB. Selain mengolah padi, sejumlah penggilingan tersebut juga memproses hasil pertanian lain, seperti aneka kacang-kacangan dan umbi-umbian. Kapasitas produksi serta omzet bulanan penggilingan ini pun bervariasi.

“Data ini menjadi acuan penting bagi Bulog untuk mengukur kemampuan kita dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat ke depan. Melalui kerja sama yang baik dengan para penggilingan dan petani, kami optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di NTB,” ujar Kepala Dinas Perindustrian.

Diketahui bahwa target pengadaan gabah/padi di NTB untuk tahun 2025 ditetapkan sebesar 1,4 juta ton. Target ini diharapkan dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bulog, dan para pelaku usaha di sektor penggilingan.

“Harapan kami, kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, sehingga petani kita merasa senang dan sejahtera. Dengan pengelolaan yang tepat, NTB dapat menjadi salah satu lumbung pangan utama di Indonesia,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan ketersediaan pangan di NTB pada tahun 2025. Bulog dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong penguatan sektor pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *