Mewakili Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sinta Agathia M. Iqbal, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dekranasda NTB, Nuryanti, S.E., M.E., bersama Sekretaris Dekranasda NTB, Ibu Nursusila, mendampingi kunjungan Ibu A.A. Ayu Manik Mulyaheni, istri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, serta Ibu Ayu Wulandari Pasaribu, istri Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, beserta rombongan, ke Sentra Gerabah Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat, Jumat 10 Oktober 2025.
Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk dukungan terhadap pelaku industri kerajinan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari warisan budaya dan ekonomi kreatif NTB. Dalam kunjungannya, rombongan disambut hangat oleh para pengrajin yang menunjukkan proses pembuatan gerabah khas Lombok.
Menariknya, Ibu A.A. Ayu Manik Mulyaheni beserta rombongan turut berpartisipasi langsung mencoba membuat gerabah dari tanah liat sebagai bentuk pengalaman langsung (experience) dan apresiasi terhadap keterampilan para pengrajin lokal. Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusiasme dan keakraban, memperlihatkan semangat kebersamaan dalam mendukung keberlanjutan produk kerajinan daerah.
Kepala Dinas Perindustrian sekaligus Ketua Harian Dekranasda NTB, Nuryanti, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi motivasi bagi para pengrajin agar terus meningkatkan kualitas dan inovasi produknya.
“Kami berharap pengrajin NTB semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Dekranasda NTB berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengembangkan kapasitas pelaku IKM agar produk-produk kita benar-benar siap mendunia,” ujarnya.
Usai melakukan kunjungan di Sentra Gerabah Banyumulek, kegiatan dilanjutkan dengan mengantar kepulangan rombongan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) Lombok. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
