Senin, 6 Mei 2024 Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti SE., ME menghadiri Acara pembukaan  Inkubasi Fesyen Bacht II dan Inkubasi Kriya Batch I bertempat di Gedung Sangkareang kantor Gubernur NTB.

Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki potensi yang cukup besar dalam bidang ekonomi kreatif yang didukung oleh potensi sumber daya manusia yang produktif dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Barat terlebih lagi didukung dengan beberapa kondisi yang membuka peluang untuk meningkatkan peran serta pelaku ekonomi kreatif dalam memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Harian Dekranasda NTB Nuryanti SE., ME., melaporkan “bahwa potensi yang ada NTB ini harus tetap dibina dan dikembangkan untuk mengawal pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan” ungkapnya.

“Bertolak dari hal tersebut Dekranasda Provinsi NTB bekerjasama dengan  
Pemerintah Provinsi NTB, lembaga terkait mengadakan Inkubasi Fesyen Jilid II dan Inkubasi Kriya jilid I tahun 2024” tambahnya.

kegiatan Inkubasi Fashion dilaksanakan selama 6 bulan dari bulan Mei s.d Oktober dan akan menampilkan karyanya pada MUFFEST 2024 awal Agustus 2024 di Jakarta serta setiap peserta  diwajibkan untuk mengikuti LSTF  (Lombok Sumbawa Tenun Festival  2024 pada bulan Juli). Peserta berjumlah 15 orang bersalan dari Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat , Lombok Timur dan Bima. Penyaringan peserta dilakukan dengan mengadakann kurasi  yang diikuti peserta sejumlah 40 orang yang mendaftar.

Sedangkan Inkubasi Kriya akan ilaksanakan selama 2 bulan dan hasil karya akan ditampilkan pada saat LSTF bulan Juli 2024 serta mengikuti Dekranas Award bulan Agustus 2024 mendatang. Adapun jumlah peserta sejumlah 20 orang dari pulau Lombok yang terdiri 15 orang pengrajin dan 5 orang dari SMK jurusan kriya.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para designer  dan pengrajin NTB  yang  mampu bersaing di pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *