Mataram, 29 Juli 2025 — Mewakili Kepala Dinas Perindustrian NTB, Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri (DR Aryanti Dwiyani, S.Pt.,M.Pd) menghadiri acara Penutupan Bimbingan Rehabilitasi Keterampilan bagi Penerima Manfaat di 4 Pusat Pelayanan Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Prov. NTB bertempat di Aula BPSDM NTB.

Kegiatan Bimbingan Rehabilitasi Keterampilan bagi Penerima Manfaat sebelumnya telah dilaksanakan di empat UPTD Pusat Pelayanan Sosial lingkup Dinsos NTB selama 3 (tiga) bulan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas hidup dan kemandirian sosial bagi para penerima manfaat, baik yang berasal dari kelompok disabilitas, lanjut usia, anak terlantar, maupun penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Gubernur NTB yang diwakili Asisten II Setda Provinsi NTB Hj. Eva Dewiyani, SP. Dalam sambutannya, Asisten II menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini, serta menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan bagi para penerima manfaat agar mereka mampu mandiri secara sosial dan ekonomi. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Diskop NTB, Direktur RS Mandalika, mata dan jiwa, Kepala dinas sosial kab/kota seNTB, Kepala UPT lingkup Dinas sosial NTB, perwakilan TP PKK NTB, dan LKKS NTB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat rentan di NTB. Penutupan kegiatan juga diisi dengan penampilan hasil karya peserta serta testimoni dari beberapa penerima manfaat yang telah merasakan dampak positif dari bimbingan yang diberikan. Diharapkan, hasil dari program ini dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menapaki kehidupan yang lebih produktif dan bermartabat.

Harapan kedepannya para penerima manfaat dapat mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh seperti menjahit, kerajinan tangan, tata boga, dan keterampilan lainnya untuk menunjang kehidupan yang lebih mandiri, produktif, serta berdaya secara sosial dan ekonomi. Kegiatan ditutup secara resmi dengan penyerahan sertifikat pelatihan serta hasil karya peserta sebagai simbol capaian dari proses rehabilitasi sosial yang telah berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *