Lombok Tengah – Kepala Balai Kemasan Produk Daerah, Drs. Agus Supriyanto, Apt., bersama Pejabat Fungsional Asta Nugraha dari Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), turut menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan Good Agricultural Practice (GAP) dan Good Handling Practice (GHP) di kawasan korporasi petani Lombok Tengah. Kegiatan ini juga memperkenalkan program ICare (Integrated Corporation of Agriculture Resource and Empowerment), sebuah inisiatif kerjasama antara Kementerian Pertanian dan Bank Dunia.
Program ICare, yang dilaksanakan di sembilan provinsi termasuk NTB, berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan peternakan dengan integrasi produksi jagung dan ayam di Lombok Tengah. Jagung yang dihasilkan akan digunakan sebagai pakan untuk ayam, mendukung program makan siang gratis untuk siswa SD, TK, dan kelompok bermain.
Drs. Agus Supriyanto menjelaskan pentingnya fungsi kemasan dalam industri, mulai dari jenis dan standar kemasan hingga layanan desain dan kemasan steril yang ditawarkan oleh Balai Kemasan Produk Daerah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk daerah, khususnya dalam mendukung ekosistem peternak, petani, industri pengolahan, dan koperasi.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Pak Adi, Manajer Produksi dari Rumah Makan Rarang, yang berbagi pengalaman mengenai kerjasama mereka dengan peternak ayam di Lombok Tengah sejak 2012. Pak Adi juga memperkenalkan inovasi produk olahan ayam yang dikalengkan, sebagai bagian dari upaya diversifikasi produk.
Usai kegiatan, Kepala Balai bersama Kepala Seksi Diklat dan Promosi mengunjungi Kepala Dusun Ebuunut, yang aktif dalam menggerakkan industri rumah tangga seperti pembuatan keripik singkong, pisang, madu, dan makanan ringan lainnya. Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pengembangan industri kecil di daerah tersebut.
Acara ini berlangsung di Hotel Raja Kuta, Lombok Tengah, dan diharapkan dapat membentuk sinergi yang kuat antara petani, peternak, dan industri pengolahan dalam meningkatkan ekonomi lokal.
