Lombok Tengah, 14 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan daya saing produk lokal, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Pelatihan Pengemasan Produk UMKM pada tanggal 11–14 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Sentra Pengolahan Sarang Burung Walet Lombok Tengah dengan menghadirkan narasumber dari Balai Kemasan yang berpengalaman di bidang desain dan pengembangan produk UMKM.

Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM di wilayah Lombok Tengah. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengemasan produk, antara lain:

Teknik pengemasan yang higienis dan menarik

Labeling dan informasi produk sesuai regulasi

Branding dan strategi pemasaran visual

Desain kemasan menggunakan platform digital seperti Canva dan kecerdasan buatan (AI)

Selama empat hari pelatihan, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung pengemasan produk menggunakan berbagai jenis kemasan yang sesuai standar pasar. Dalam sesi praktik, peserta diajarkan bagaimana menyusun desain kemasan yang profesional dengan memperhatikan estetika dan fungsionalitas, serta membuat label yang memenuhi ketentuan BPOM.

Menurut tim dari Balai Kemasan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional dengan kemasan yang lebih menarik dan informatif. “Kemasan bukan hanya pelindung produk, tapi juga alat komunikasi dan promosi yang sangat penting untuk meningkatkan nilai jual,” ungkap salah satu narasumber dari Balai Kemasan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka mengaku mendapat banyak wawasan baru terutama dalam hal desain digital dan penggunaan teknologi seperti AI untuk mendukung proses branding produk.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan produk lokal dari Lombok Tengah tidak hanya dikenal dari kualitasnya, tetapi juga dari kemasan yang profesional dan mampu menarik perhatian konsumen di pasar yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *