Lombok Timur – Dinas Perindustrian NTB kembali menggelar Bimbingan Teknis Pengolahan Bambu, Pandan, dan Mendong di Desa Mamben Baru, Lombok Timur. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dari 11 hingga 14 Februari 2025, dengan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai kelompok industri kecil dan menengah.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Mamben Baru, Lukman, S.Pd.I., yang mengapresiasi upaya Disperin NTB dalam membina pelaku IKM di desanya. Ia menegaskan bahwa Desa Mamben Baru bukan pertama kalinya dipilih sebagai lokasi pelatihan pengolahan bambu, melainkan sudah beberapa kali menjadi tempat bagi Disperin NTB untuk mengasah keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan baku lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Disperin NTB yang terus mendukung pengembangan potensi industri kecil di desa kami. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Pak Kades (11/2).

Senada dengan itu, Kabid Kerja Sama Disperin NTB, Arifin, MH., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor industri berbasis sumber daya lokal.

“Bambu memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri kreatif. Dengan pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menghasilkan produk inovatif yang memiliki daya saing di pasar,” kata Pak Kabid (11/2).

Bimtek ini menghadirkan dua pemateri, yakni Bu Lina dan Pak Gede, yang memberikan pelatihan tentang teknik pengolahan bambu, pandan, dan mendong mulai dari pemilihan bahan, proses pengeringan, dan inovasi lainnya seperti tikar, sajadah, tas, hingga fashion lainnya. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung dalam mengolah bambu menjadi berbagai produk kerajinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *