NTB Jadi tuan Rumah Bazar Amal Tahunan WIC, Disperin Kenalkan Tenun Lenek ke Dunia
Women International Club (WIC) kembali menggelar Annual Charity Bazaar (bazar amal tahunan) ke 54 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Gelaran tahunan ini yg dibuka oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo (08/12/2023)
Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME didampingi Sekretaris Dra. Sri Irianti bersama Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pemberdayaan Industri Dr. Aryanti Dwiyani, M. Pd mendapingi Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. dan Penjabat Ketua Dekranasda Prov. NTB, Lale Prayatni Gita Ariadi dalam kegiatan tersebut
Annual Charity Bazaar tahun ini menggunakan icon Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah. Dihadiri 40 duta negara dan 300 pengusaha dari seluruh Indonesia,
Beberapa Tamu VVIP, President WIC, Nina Handoko, serta seluruh panitia mengenakan Seragam Khas NTB/Tenun Lenek Serta Lambung dalam acara Pembukaan Bazar amal tahunan WIC tersebut, Disperin NTB dalam momen bazar tahunan WIC, memperkenalkan tenun Lenek yang memukau negara-negara delegasi dan daerah lain di Indonesia, karena ajang bergengsi ini diikuti oleh sebagian besar Prov. di Indonesia dan delegasi dari 40 negara dan juga terdapat 200 Stand dari delegasi berbagai Negara serta 200 stand UMKM Indonesia termasuk NTB, yang menjual Produk-Produk unggulannya.
Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti, SE., ME dalam kesempatan tersebut mengatakan
“industri Nusa Tenggara Barat perlu kita gotong bersama, hal ini merupakan salah satu upaya NTB dalam mendukung usaha pemerintah pusat untuk mewujudkan Indonesia sebagai Kiblat Muslim Fashion dunia. pelaku Industri NTB sudah sangat siap menyajikan berbagai produk unggulan seperti Fashion, Kriya, maupun Kuliner yang berkelas untuk go Global” tutur Nuryanti
Bazar ini merupakan kali kedua NTB menjadi tuan rumah, sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2016.
Maria Ginting selaku koordinator penghubung WIC – Pemprov. NTB menjelaskan bahwa penunjukan NTB menjadi tuan rumah bazar tahunan WIC dilakukan enam bulan lalu. Saat itu, WIC melakukan koordinasi dengan Bunda Niken (isteri Zulkieflimansyah, Gubernur NTB waktu itu).
“Kami sudah mempersiapkan acara ini jauh hari. Saat itu kami mengundang NTB untuk mengikuti pasar raya di Sarinah Jakarta dimana NTB mempromosikan pakaian-pakaian NTB dan tata caranya, juga kulturnya. Kami langsung koordinasi dengan Bund Niken,” kata Maria.
Penjabat Ketua Dekranasda Propinsi NTB, Lale Prayatni Gita Ariadi Selaku tuan rumah, mengatakan bahwa Propinsi NTB menjadi ikon acara bergengsi ini. Untuk itu segala sesuatunya telah dipersiapkan sebaik mungkin sehingga nuansa NTB benar-benar dominan di seluruh arena bazar.
Bahkan backdrop di panggung utama juga menampilkan khas NTB. Selain itu, juga disajikan berbagai makanan cemilan khas NTB produksi UMKM, tenun dan songket, gamelan dan tari budaya Samawa.
“Nuansa NTB semuanya kami bawa ke sini. Dari tenun, taplak meja semua dengan khas NTB. Begitu juga untuk kue-kue kering untuk 1000 tamu. Ada kare-kare, nutsafir, temerodok, tumbek, sama mente,” Ungkap Lale Prayatni
NTB siap menjadi tuan rumah.
“Syukurlah Pj Gubernur NTB (Gita Ariadi) mengatakan kesediaannya untuk membantu (menjadi tuan rumah) karena sudah dianggarkan sebelumnya,” jelasnya.
Sebagai tuan rumah. Selain itu, berbagai makanan dari NTB juga disajikan untuk VVIP.
