Lombok Tengah, 31 Juli 2024 – Musyawarah Rencana Pembangunan Kerjasama antar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Bali berlangsung sukses di Pullman Lombok Mandlika Beach Resort, ITDC Mandalika Tourism Complex, Kuta. Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Perencana Muda Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Asep Kurniawan S.Pt, ini bertujuan untuk mempererat kerjasama dan sinergitas antara kedua provinsi dalam memacu pertumbuhan ekonomi regional, meningkatkan ketahanan nasional, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam musyawarah tersebut, sejumlah kesimpulan dan strategi penting berhasil dirumuskan:
Pengembangan Wilayah sebagai Superhub: Bali dan Nusa Tenggara diarahkan untuk menjadi superhub, yang menghubungkan sektor pariwisata dan industri ekonomi kreatif, sehingga dapat meningkatkan daya saing regional.
Integrasi Pariwisata: Strategi untuk mengintegrasikan pariwisata Bali dengan pariwisata di NTB dan Nusa Tenggara Timur, diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan sektor industri di wilayah tersebut.
Penguatan Neraca Perekonomian: Kerjasama perdagangan antar daerah dan peluang industri ekspor antara Bali dan NTB akan diperkuat, guna menciptakan neraca perekonomian yang lebih kokoh.
Peningkatan Kunjungan Wisatawan: Pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan menjadi fokus utama untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Peningkatan Konektivitas: Pengembangan akses transportasi akan disusun untuk menunjang aktivitas destinasi wisata di Bali bagian Timur dan NTB bagian Barat, yang bertujuan untuk mempermudah mobilitas wisatawan dan distribusi barang.
Pengembangan Industri Pengolahan: Fokus khusus diberikan pada pengembangan industri pengolahan, terutama dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam di sektor perikanan.
Peningkatan Produktivitas dan Ekspor: Upaya akan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas seluruh potensi dan komoditi unggulan Provinsi NTB, baik untuk ekspor maupun perdagangan domestik antar daerah.
Musyawarah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam kerjasama kedua provinsi, yang dapat menghasilkan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Bali dan NTB.
