Menjelang pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-VIII yang tahun ini diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ibu Gubernur NTB bersama Kepala Dinas Perindustrian NTB beserta tim melakukan kunjungan lapangan ke sentra kerajinan cukli di kawasan Rungkang, Kelurahan Jangkuk, Kota Mataram.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelaku industri kreatif lokal, sekaligus memberikan dukungan langsung kepada para pengrajin yang akan berpartisipasi dalam Expo Cukli dalam rangkaian kegiatan FORNAS VIII. Tahun ini, NTB tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai tuan rumah bagi ajang olahraga rekreasi terbesar di Indonesia tersebut.

“FORNAS bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang pertemuan budaya dan potensi daerah. Melalui Expo Cukli, kita ingin memperlihatkan kepada Indonesia bahwa NTB kaya akan warisan seni dan kreativitas,” ujar Ibu Gubernur NTB saat berdialog dengan para pengrajin.

Dalam pameran bertema Homedecor yang akan digelar selama FORNAS, NTB akan menampilkan produk-produk kerajinan unggulan seperti cukli, anyaman ketak, tenun, dan produk dekoratif khas lainnya. Cukli sendiri merupakan kerajinan berbasis kayu dengan ornamen cangkang kerang muda yang disusun secara presisi dan artistik serta menghasilkan produk bernilai estetika tinggi dan bernuansa etnik-modern.

Kepala Dinas Perindustrian NTB menambahkan bahwa tren homedecor saat ini memberikan peluang besar bagi IKM lokal untuk menembus pasar lebih luas. “Melalui event nasional seperti FORNAS, kita ingin mendorong transformasi kerajinan lokal menjadi komoditas unggulan yang memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, NTB memanfaatkan momentum ini tidak hanya untuk menyukseskan penyelenggaraan FORNAS VIII, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan memperluas jangkauan pemasaran produk budaya lokal. Harapannya, kerajinan seperti cukli dapat semakin dikenal, dicintai, dan diminati di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *