Lenek, Lombok Timur, 12 September 2024 – Dinas Perindustrian Provinsi NTB menggelar Loka Karya Penguatan Akses Bahan Baku untuk Memenuhi Standar Kemitraan di Kantor Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh para penenun yang tersebar di Kecamatan Lenek, Desainer binaan Dinas Perindustrian NTB, dan para pelaku industri konveksi yang dikenal sebagai salah satu sentra pengrajin tenun di NTB. Loka karya ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat industri lokal dan mendorong kemitraan antara penenun dengan pelaku industri besar.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti SE., ME, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan industri daerah, terutama dalam akses bahan baku berkualitas untuk menunjang produksi tenun. “Ini cara kita di pemerintahan provinsi NTB, khususnya di Dinas Perindustrian NTB, untuk menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Nuryanti. Beliau juga menekankan pentingnya inovasi dan kemitraan dalam meningkatkan daya saing produk tenun agar bisa menembus pasar internasional.
Selain itu, Camat Lenek, M. Supriyadi, S. Si., M.Pd., turut memberikan sambutan, menggarisbawahi potensi besar tenun di Kecamatan Lenek sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Supriyadi berharap dengan adanya loka karya ini, para penenun dapat memaksimalkan potensi kemitraan yang terbuka lebar dengan pelaku industri besar untuk memperluas jangkauan pasar produk tenun Lenek.
Loka karya ini juga menghadirkan dua pemateri yang sudah berpengalaman di bidangnya. Akhmad Akhirudin, S.Pd, Owner PT Tenun Putri Mandalika, berbagi wawasan tentang akses bahan baku berkualitas serta peluang kemitraan yang akan dibangun antara penenun di Lenek dan perusahaannya yang telah berhasil memasarkan produk tenun hingga ke luar negeri. Dalam sesi ini, Akhmad memberikan motivasi kepada penenun untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka guna memenuhi standar pasar internasional.
Materi kedua disampaikan oleh Erwin Irawan, dari Kidom Moringa, sebuah perusahaan teh kelor yang telah sukses mengekspor produk ke luar negeri. Erwin berbicara mengenai pentingnya motivasi bisnis dan bagaimana memanfaatkan potensi lokal untuk ekspor. Beliau berharap para pengrajin tenun di Lenek dapat mengembangkan bisnis mereka lebih luas dan berani menargetkan pasar global.
Loka karya ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para penenun Lenek tentang pentingnya akses bahan baku yang tepat serta strategi kemitraan yang dapat meningkatkan produktivitas dan memperluas jaringan pemasaran produk tenun mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
