mewakili kepala dinas perindustrian Nuryanti, SE.,ME. Kepala Bidang PSDI Lalu Luthfi, ST., M.Si didampingi pejabat Fungsional Lalu Efendi Hidayat, ST., MM. Menghadiri Kunjungan Kerja Dinasr Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat di Aula rapat Bappeda Provinsi NTB.

Kunjungan kerja ini bertujuan dalam rangka koordinasi dan konsultasi mengenai Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT). Perwakilan Disperindag Menyampaikan Permasalahan yang di hadapi di bandung utara bahwa potensi tembakau yang di miliki sangat tinggi, mayoritas penduduk Bandung Barat memang di dominasi oleh petani tembakau dan produk produk rokok yang dihasilkan pun cukup beragam, namun 1 hal yang menjadi permasalahan ialah legalitas produknya belum ada sehingga disperindag bandung barat membutuhkan yang Namanya koordinasi bersama dinas dinas yang berkaitan dengan petani tembakau ini

Sekretaris Bappeda sambut baik dan memberikan apresiasi terkait semangat pemerintah daerah bandung barat untuk belajar bersama. Di Provinsi NTB memang memiliki regulasi khusus untuk menangani komoditas tembakau di NTB yang di sebut APHT (aglomerasi produk hasil tembakau) yang bertempat di Kabupaten Lombok Timur. NTB sendiri salah satu Penghasil Tembakau terbesar di Indonesia sehingga maraknya rokok rokok illegal yang beredar menjadi kendala terbesar. Oleh karenanya terbentuklah yang Namanya APHT dengan misi utama “Gempur Habis Rokok Ilegal”

Lalu Luthfi, ST., M.Si. menyampaikan bahwa terkait kami berupaya untuk mengkolaborasikan IKM IKM yang dimiliki provinsi, jadi tidak hanya IKM tembakau saja yang andil saja namun IKM permesinan juga ikut andil membantu menyiapkan Mesin produksi rokok guna mempermudah IKM tembakau. Jadi ada dampak signifikan yang dihasilkan dari program APHT sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *