Bekasi – Kadisperin NTB bersama Pejabat Fungsional lainnya menghadiri acara konsinyering penyusunan program dan kegiatan pagu alokasi tahun anggaran 2025. Acara ini berlangsung di Harris Hotel Convention & Summarecon Bekasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, 24/9/2024.
Ibu Dirjen IKMA Perindustrian RI, Reni Yanita, membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya program ini dalam mendukung wirausaha baru dan industrialisasi. Turut hadir Bapak Riefky Yuswandi sebagai Sesditjen IKMA dan Bapak Yedi Sabaryadi, Direktur IKM PFBB, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Rapat ini fokus pada program Prioritas Nasional yang sejalan dengan Asta Cita, terutama dalam menumbuhkan wirausahawan baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Direktorat IKMA berperan krusial dalam menciptakan ekosistem yang kondusif untuk pertumbuhan sektor industri kecil dan menengah (IKM).
Strategi yang dibahas mencakup akses pembiayaan, penguatan bahan baku, serta peningkatan kualitas produk dan sumber daya manusia industri. Peningkatan akses pasar menjadi prioritas untuk memastikan produk IKM dapat bersaing baik di pasar lokal maupun internasional.
Dalam rangka mendukung pencapaian target tersebut, program akan melibatkan kerjasama dengan lembaga keuangan untuk menyediakan pembiayaan yang lebih mudah, serta menjamin ketersediaan bahan baku berkualitas. Melalui pelatihan dan pengembangan, IKM diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan kemampuan sumber daya manusia, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
