Kamis, 18 Juli 2024– Penyuluh Perindustrian, Tris Setya Arianti, mengikuti reviu online dalam rangka Laporan Program Unit Pendampingan Langsung (UPL) Semester I yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian.
Unit Pendampingan Langsung (UPL) adalah unit dalam lingkungan Dinas yang menangani urusan perindustrian di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota. UPL bertugas mengkoordinasikan, mengadministrasikan, dan melaksanakan pendampingan langsung kepada Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui penugasan Penyuluh Fungsional Perindustrian dan Perdagangan (PFPP), Pembina Industri, konsultan diagnosis IKM, konsultan spesialis, serta perusahaan/lembaga konsultan.
Dalam reviu ini disampaikan bahwa target UPL Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2024 meliputi:
1. Pendampingan 5 sentra industri.
2. Pendataan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) sebanyak 1.000 IKM.
Realisasi UPL pada semester I tahun 2024 mencakup:
1. Pendampingan 3 sentra industri, yaitu:
– Sentra Tenun di Palibelo, Kabupaten Bima.
– Sentra Tenun di Kota Bima.
– Sentra Coklat di Senara.
2. Pendataan SIINas sebanyak 396 data IKM.
Selain itu, prioritas pelaksanaan program Ditjen IKMA lainnha yang disampaikan dalam meeting ini mencakup:
1. Wirausaha Baru (WUB): Menumbuhkan wirausaha baru yang berkualitas yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan wirausaha-wirausaha baru yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi dalam sektor industri.
2. Pengembangan Produk dan Fasilitasi Sertifikasi: Pengembangan produk IKM dan fasilitasi sertifikasi bagi IKM dalam rangka pendampingan lanjutan. Hal ini mencakup dukungan terhadap peningkatan kualitas produk dan akses terhadap sertifikasi yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing produk IKM di pasar.
Meeting ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja UPL selama semester I tahun 2024 dan merencanakan langkah-langkah strategis untuk mencapai target yang telah ditetapkan pada semester II.
