West Indonesia Rally Yacht 2024 berlangsung di Pantai Gelora, Desa Rhee, Utan, Sumbawa, NTB dihadiri juga oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo, Bupati Sumbawa beserta jajarannya, Inisiator Pembangunan Pantai Gelora H Fahri Hamzah dan sejumlah Kepala Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB serta pihak terkait lainnya.
Sebanyak 48 Yacht yang berasal dari Australia, Selandia Baru, Inggris, Amerika Serikat, Filipina dan negara lain akan melaksanakan kegiatan budaya dan bersosialisasi dengan masyarakat hingga 18 September 2024.

Acara pembukaan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari peserta dan masyarakat setempat, berbagai atraksi budaya lokal, seperti tarian tradisional dan pertunjukan musik khas Sumbawa, turut memeriahkan suasana, menciptakan perpaduan antara kearifan lokal dan kemegahan acara internasional.

Dirjen Kelauatan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Victor Gustav Manopo, menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dari 5 program prioritas tersebut, salah satunya yakni menjaga ekosistem Pesisir dan Laut. Melalui kegiatan ini dapat dijadikan media penyampain pesan moral kepada seluruh masyarakat mengenai pentingnya pembersihan sampah plastik yang ada di Kawasan pantai. “Laut akan menjadi lebih baik apabila bersih dari sampah plastik. Juga pagi tadi sudah dilaksananlan penanaman pohon Mangrove di Teluk Dalam yang diharapkan dapat dilanjutkan,” tambahnya.

Sementara Pj. Gubernur NTB Hasanuddin, mengajak masyarakat untuk berinteraksi positif dengan paserta selama kegiatan ini berlangsung.
“Mari masyarakat berinteraksi dengan positif. Bukan cuma alam, tapi budaya kita juga luar biasa. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” harapnya.

West Indonesia Yacht Rally 2024 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi wisata bahari Sumbawa kepada dunia. Acara ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta mempererat hubungan antara masyarakat lokal dengan komunitas internasional melalui interaksi di bidang maritim.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan Tambat Labuh/Dermaga Apung di Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dari Kementarian Kelautan dan Perikanan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Sabtu, 14 September 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *