Lombok Tengah, [Selasa, 12 Agustus 2025] – Kepala Balai Kemasan Produk Daerah Dinas Perindustrian NTB melakukan kunjungan lapangan ke Industri Kecil Menengah (IKM) Kerupuk Inaq Uyut di Desa Sukadana, Dusun Mongge 2, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses produksi, kondisi usaha, serta memberikan pendampingan terkait peningkatan kualitas kemasan dan legalitas produk.

Kerupuk Inaq Uyut merupakan usaha rumahan yang memproduksi kerupuk tepung khas daerah dengan cita rasa gurih dan renyah. Produk dijual dengan harga Rp7.000 per kemasan isi 20 potong, atau Rp35.000 per ikat. Dalam sekali produksi, pemilik mampu menghasilkan sekitar 60 ikat kerupuk. Kerupuk ini dapat bertahan hingga dua minggu, meskipun kemasannya masih sangat sederhana dengan segel lilin dan belum menggunakan plastik food grade modern.

Dari sisi pemasaran, kerupuk ini dipasok ke sejumlah toko kerupuk grosir di wilayah Lombok Tengah. Permintaan pasar cukup stabil, namun produksi masih terbatas karena keterbatasan peralatan dan tenaga kerja. Tempat produksi yang digunakan masih sangat sederhana—dapur beralaskan tanah dengan tungku tradisional. Proses penggorengan dilakukan menggunakan api kayu, yang walau menghasilkan aroma khas, juga membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar dibandingkan peralatan modern.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Balai Kemasan menyampaikan pentingnya pengembangan kemasan yang lebih menarik, higienis, dan tahan lama, agar produk mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern. Selain itu, beliau juga mendorong pemilik IKM untuk segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk legalitas usaha, sehingga dapat mempermudah akses ke berbagai program pembinaan dan bantuan pemerintah.

“Kami melihat potensi besar dari kerupuk Inaq Uyut ini. Rasanya enak, harganya terjangkau, dan punya pasar tetap. Tinggal bagaimana kita bersama-sama meningkatkan kemasan, memperpanjang umur simpan, serta melengkapi legalitas agar produk ini bisa naik kelas,” ungkap Kepala Balai Kemasan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan dorongan semangat bagi pelaku usaha kecil di Lombok Tengah untuk terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pasar, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *