Lombok Barat – Kementerian Perindustrian resmi menutup rangkaian kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Nusa Tenggara Barat. Acara penutupan digelar dengan khidmat di Montana Hotel, dihadiri oleh 40 peserta yang telah mengikuti pelatihan intensif selama beberapa waktu.
Dalam program ini, peserta dibekali berbagai keterampilan melalui metode pelatihan yang menggabungkan 30% teori dan 40% praktik, bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru yang siap bersaing di dunia industri.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Ibu Ir. Reni Yanita, M.Si, hadir langsung untuk menutup kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keberlanjutan program seperti ini dalam mendukung pengembangan sektor IKM di daerah.
“Program ini tidak hanya tentang pelatihan, tetapi juga membuka peluang besar bagi masyarakat untuk menjadi pelaku industri yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Saya berharap para peserta mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk memajukan usaha sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal, sebab potensi di NTB ini sangat luar biasa tinggal di manfaatkan sebagaimana mestinya” ujar Reni Yanita.
Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj. Nuryanti, ME, dalam sambutannya mengapresiasi upaya Kemenperin yang terus mendorong kemajuan sektor IKM di NTB. “Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak wirausaha baru yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu bersaing secara global. Terima kasih kami sampaikan khususnya Dirjen IKMA, semoga sinergi ini terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB,” ungkapnya.
Sementara itu, Drs. Yedi Sabaryadi, Sekretaris Direktorat Jenderal IKMA sekaligus Ketua Pelaksana, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya pemerintah pusat untuk menciptakan ekosistem wirausaha yang kokoh di seluruh Indonesia. “Kami berharap para peserta menjadi agen perubahan, membawa semangat inovasi di sektor IKM,” tuturnya.
Penutupan ini menjadi tanda awal perjalanan baru bagi 40 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Dengan bekal ilmu dan pengalaman dari program ini, mereka diharapkan mampu menciptakan inovasi yang mendukung perkembangan sektor IKM di NTB.
