Kepala Dinas Perindustrian NTB mengunjungi salah satu IKM di Desa Terara Lombok Timur, yang merupakan salah IKM yang lolos Seleksi Bangga Buatan Indonesia ( BBI) 2024 masuk 30 besar dari 1000 lebih IKM yang ikut berkompetisi

Penasaran dengan telur Asin kenapa bisa masuk dan lolos seleksi BBI 30 Besar, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Langsung meninjau tempat produksi Telur asin bakar usaha milik bapak Abdul Rahim yang backgroundnya merupakan guru honorer bukan pengusaha. Namun dengan kegigihan beliau selalu menyempatkan bersilaturahmi kepada pengusaha itik yang sudah sukses dan bertanya bagaimana mengolah telur asin berkualitas, semua jawaban atau ilmu yang didapatkan ditampung dan belajar secara mandiri (Otodidak) memproduksi telur asin yang berkualitas

Kelompok Tani Ternak Azna Jaya berdiri pada tahun 2007 dengan jumlah 125 itik yang setiap harinya bisa menghasilkan 200 atau 300 butir telur. KTT Azna Jaya saat ini sudah memiliki 15 Tenaga kerja, memliki 5 kelompok binaan di Kabupaten Lombok Timur dan 3 Kelompok binaan di Kabupaten Lombok Tengah dan sudah masuk pemasaran di 25 minimarket lombok timur belum meluas sampai kota Mataram karena terkendala Kendaraan.

Keunggulan KTT AZNA JAYA yaitu memiliki rasa yang gurih dan aroma yang harum dan tidak amis . Salah satu penyebab telur asin tidak amis karena adanya proses pembakaran menggunakan serabut kelapa, dan menariknya serabut kelapa tersebut dibeli dari tetangga sekitar. Selain itu Keunggulan lainnya memliki kreasi dan inovasi packing produk telur asin dimana melibatkan ibu-ibu memliki kreatifitas menganyam dijadikan mitra untuk membuat anyaman lontar sebagai kemasan telur asin bakar , secara langsung KTT AZNA JAYA dapat mengentaskan kemiskinan secara luas disekitarnya karena sudah memiliki rantai pasok yang jelas.

Tidak berhenti di packing atau pengemasan yang kreatif, KTT AZNA JAYA ini selalu mengedepankan kualitas produk tinggi diketahui memliki management yang baik. KTT AZNA JAYA Memliki SOP dan tata cara pembuatan telur asin bakar dengan adanya SOP dapat menjaga kualitas produk telur asin bakar dalam mempriduksi telur asin. Berikut SOP dan tata cara pembuatan telur asin bakar KTT AZNA JAYA

  1. Pengambilan telur dari kandang dilanjutkan dengan penyortiran telur. Mengambil telur yang tidak pernah dierami sama sekali untuk mencegah keretakan telur
  2. Pembersihan telur dengan mama lemone
  3. Pengeringan telur
  4. Fermentasi telur yang dilakukan 10 s.d 15 hari, pemeraman dilakukan selama 7 – 10 hari mencegah agar tidak terlalu asin
  5. Perebusan, mencegah keretakan pada saat pembakaran telur
  6. Pembakaran telur secara tradisional diatas tungku dan menggunakan bahan bakar serabut kelapa untuk memberikan aroma yang harum dan rasa yang gurih
  7. Pengeringan, dilakukan selama 1 hari mencegah pembusukan telur
  8. Penyimpanan dan Pengemasan
  9. Pemasaran di 25 titik minimarket dan Pameran

Kepala dinas Perindustrian Provinsi NTB Sangat bangga dan mengapresiasi kegigihan dan ketekunan yang dimiliki oleh KTT AZNA JAYA
“Bahwa kunci kesuksesan usaha harus memiliki manajamen yang bagus dan memiliki kreasi dan inovasi, itulah yang menjadi kunci pokok dalam berusaha, terbukti dari usaha telur asin bisa lolos BBI 30 besar membuktikan manajemen usaha ini sangat baik karena seleksi masuk 30 besar BBI tersebut sangat ketat dan teliti.

Kita akan bantu membuatkan bisnis plant pemasaran agar managament pasar lebih jelas dan terarah. Usaha telur yang memiliki rantai pasok ini sudah membuat saya sangat bangga kita tinggal bantu untuk memanejemenkan pasarnya dan pengemasan telur, Disperin NTB memliki BKPD kita akan Linkan dengan bapak bagaimana membuat pengemasan telur yang resikonya lebih sedikit dari keretakan.( Tutup Kadisperin NTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *