Desa Lenek Lauk, Kabupaten Lombok Timur — Memasuki hari kedua, Dinas Perindustrian Provinsi NTB terus memantau pelaksanaan pelatihan IKM yang kali ini berfokus pada IKM Tenun dan Kriya. Setelah mendapatkan teori di hari pertama, pada hari kedua ini, para peserta memasuki tahap praktik, dimana mereka diajarkan secara langsung urutan teknik pembuatan kain tenun tradisional.

Peserta dibimbing oleh para instruktur ahli untuk memahami dan menguasai langkah-langkah penting dalam pembuatan kain tenun, mulai dari persiapan hingga menenun. Adapun urutan teknik yang diajarkan antara lain:

Persiapan Menghani – Peserta memulai dengan menyiapkan benang yang akan digunakan dalam proses tenun.

Pemasangan Benang Lungsi pada Bum Benang Lungsi – Peserta mempelajari bagaimana memasang benang secara tepat agar hasil kain menjadi rapi.

Pencucukan pada Mata Gun dan Sisir – Proses ini mengajarkan bagaimana mencucukkan benang melalui alat tenun untuk memastikan pola tenunan sesuai.

Pengikatan Benang Lungsi pada Bum Kain – Peserta dilatih untuk mengikat benang lungsi pada bum kain, sebuah tahap penting sebelum menenun.

Penyetalan – Langkah penyetelan memastikan alat tenun siap digunakan sebelum proses akhir, yaitu menenun.

Tahap Menenun – Peserta akhirnya mempraktikkan teknik menenun, menghasilkan pola dan tekstur kain yang indah dan bernilai tinggi.

Selain itu, pada hari kedua ini juga dilakukan pembagian kelompok tugas. Setiap kelompok diberikan tanggung jawab spesifik untuk mendalami satu aspek teknik tertentu, dengan tujuan agar proses belajar menjadi lebih fokus dan terarah.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan bekal keterampilan yang lebih mendalam kepada para peserta IKM, sehingga mereka dapat mengaplikasikan teknik tenun tradisional dalam usaha mereka ke depannya. Dinas Perindustrian Provinsi NTB menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta dan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas produk IKM di wilayah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *