Mataram – Dinas Perindustrian NTB terus memperluas sinergi dengan dunia pendidikan. Kali ini, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) hadir audiensi untuk membahas program kerja sama di bidang kewirausahaan dan industrialisasi kampus, Rabu 9/1/20225.

Kadisperin NTB, Hj. Nuryanti, ME, menyambut baik kunjungan ini. Dalam diskusinya, beliau menegaskan pentingnya fokus pada enam sektor industri prioritas yang sudah digarap di NTB, seperti industri pangan, industri hulu agro, industri permesinan dan alat transportasi, industri berbasis hasil pertambangan, industri kosmetik, farmasi herbal, dan kimia, serta industri ekonomi kreatif.

“Kami berharap kampus bisa menjadi bagian dari ekosistem ini dengan mencetak wirausaha-wirausaha baru. Misalnya, lewat program seperti pekan kewirausahaan mahasiswa atau platform inovatif lainnya,” ungkap Nuryanti (9/1)

Kemudian, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMMAT, Dr. Erwin, turut memperkenalkan sejumlah produk kreatif mahasiswa seperti briket, buket bunga, hingga skincare lokal bernama Ingeskin. Menurutnya, produk-produk ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh.

“Kami butuh pendampingan, seperti standarisasi usaha, pelatihan kewirausahaan, hingga akses ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Pertemuan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan pihak kampus yang ada di NTB. Disperin NTB menyatakan siap mendukung langkah-langkah inovatif UMMAT dalam mewujudkan industrialisasi berbasis kampus.

“Kami percaya bahwa mahasiswa adalah agen perubahan. Kolaborasi ini akan menjadi langkah awal untuk mencetak generasi wirausaha yang tidak hanya kreatif, tapi juga kompetitif,” pungkas Nuryanti (9/1).

Anak muda NTB, siap terjun ke dunia industri? Kolaborasi seperti ini membuka jalan untuk berkarya dan memberi dampak nyata di masa depan. Jangan lewatkan peluang, karena masa depan industri NTB harus dimulai oleh anak muda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *