Lombok, 17 Desember 2024 – Pejabat Fungsional Pembina Industri, Ety Hartati, mewakili Dinas Perindustrian NTB, menghadiri kegiatan finalisasi lokasi Sekolah Kopi Internasional Global Advance Coffee Program (GACP). Program ini merupakan hasil kerja sama antara Korea Coffee Association, Pemerintah Daerah NTB, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), dan PT Cafemoly Int.

Acara ini menjadi momentum penting dengan dilakukannya penandatanganan kerja sama antara Korea Coffee Association dan Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Selain itu, plakat tanda terima kasih juga diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTB sebagai simbol apresiasi atas dukungannya terhadap pengembangan program ini.

Dalam sambutannya, Lee Ho-Sang, Wakil Ketua Korea Coffee Association, menyampaikan harapan besar terhadap kolaborasi ini. “Melalui pertukaran antara produksi kopi di Lombok dan program pelatihan kopi Korea, kami berharap dapat membawa kemajuan yang signifikan. Sebagai salah satu negara konsumen kopi terbesar, Korea Selatan mengimpor sekitar 200.000 ton kopi per tahun, namun kontribusi kopi Indonesia baru mencapai 5% dari kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *