Selasa, 16 September 2025. Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadiri kegiatan Sosialisasi Merek Kolektif yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Merek Kolektif, Desa Maju dan Mandiri” ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat identitas usaha masyarakat desa, serta memberikan pemahaman pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi koperasi desa dan kelurahan.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati, yang menekankan bahwa merek kolektif tidak hanya menjadi identitas produk, tetapi juga merupakan aset penting untuk membangun reputasi, memperluas pasar, dan memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan global.
Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya perlindungan merek, tata cara pendaftaran merek, literasi keuangan, serta diskusi interaktif bersama narasumber dari Kanwil Kemenkum NTB, Analis Kekayaan Intelektual, dan Bank NTB Syariah.
Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Disperin NTB menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah di daerah dalam membangun merek bersama yang kuat, terstandarisasi, dan berdaya saing. Ke depan, diharapkan merek kolektif dapat menjadi sarana bagi kelompok usaha desa untuk menekan biaya promosi, memperluas jaringan pasar, sekaligus menjaga kualitas produk secara berkelanjutan.
