Semarak HUT NTB 61, Dinas Perindustrian NTB Adakan Kegiatan Milenial Talks Industry

Primary tabs

Bertempat di berugaq dan halaman depan kantor, Dinas Perindustrian menggelar acara perdana  Milenial Talks Industry dengan tema Ngopi Eksis (Ngobrol Ekonomi & Industri). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Desember 2019 pukul 20.00 wita, sekaligus sebagai salah satu rangkaian menyambut HUT NTB ke 61. Hadir pula Karo Humas dan Plt Diskominfotik, Kadis BP3AKB Andi Pramaria dan Bank BRI Syariah. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Dinas Perindustrian dan Bank Indonesia (BI).

Peserta yang hadir pada kegiatan ini kurang lebih sekitar 30an orang yang berasal dari berbagai unsur seperti pemerintah, mahasiswa, media, dan pelaku usaha (IKM). Peserta di antaranya berasal dari PR ambassador Humas NTB, Mitra Mandiri, STIP NTB, CV Habib Digital, Mahasiswa Unram, KAMMI NTB, Radar Lombok, dan Suara NTB. Hadir juga PRCC Band yang turut meramaikan dan memeriahkan acara NGopi ini.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BI menyampaikan tentang pentingnya generasi wirausaha untuk negara maju. “Kenapa suatu negara bisa maju, salah satunya karena wirausaha.Dan industrialisasi merupakan salah satu cara menciptakan wirausaha-wirausaha baru sehingga bisa menjadi jalan kita menjadi negara maju,” ungkap beliau. Beliau juga menegaskan bahwa peran industrialisasi adalah bisa memberikan nilai tambah pada sebuah produk, maka teknologi (permesinan) sangat penting dan dibutuhkan untuk bisa memberikan nilai tambah pada suatu produk.

Plt Dinas Perindustrian Nuryanti Tadjudin, SE., ME selaku tuan rumah mengajak para peserta yang sebagian besarnya adalah kaum muda atau saat ini akrab disapa milenial untuk menyampaikan ide dan gagasannya terkait industrialisasi atau juga menyampaikan saran dan masukannya kepada pemerintah dan pelaku industri. Beliau juga menegaskan bahwa kerjasama antara ketiga unsur penunjang birokrasi yaitu pemerintah, masyarakat, dan media massa sangat penting terjalin dengan harmonis.

Bank NTB Syariah selaku bank yang bekerjasama dengan pemerintah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Bank NTB Syariah memberikan bantuan modal untuk IKM-IKM yaitu berupa modal pembiayaan dan modal untuk pemasaran. Ia juga menyampaikan bahwa di tahun 2020 siap merekrut 50 orang untuk kelas inkubasi bisnis.

Dalam kesempatan tersebut juga banyak peserta yang menyampaikan ide dan gagasannya terkait IKM dan permesinan, salah satunya mahasiswa Teknik Elektro Unram yang menyampaikan skripsinya tentang mesin pakan berbasis IoT (Internet of Thing) yang intinya bisa mengefesiensikan produksi pakan sehingga bisa membantu penambak mengefektifkan pakannya. Muhammad Khairul Ikhwan, MT selaku direktur STIPark menyambut baik gagasan mahasiswa Unram tersebut dengan mengajak berkolaborasi dan mengembangkan idenya di STIP.

Kadis BP3AKB Bapak Andi Pramaria, M. Si menyampaikan bahwa hal yang paling penting untuk dilakukan adalah analisa pasar, sebab industri disetir oleh pasar sehingga para pelaku usaha bisa memasarkan produk-produknya dengan tepat sasaran. Senada dengan hal tersebut, Karo Humas Bapak Najamuddin Amy M.M sekaligus menutup acara menyampaikan bahwa di era digital saat ini, salah satu cara menguasai pasar adalah dengan menguasai media sosial. Sebab media sosial merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat saat ini, khususnya kaum milenial.