PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA / BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL (Kementerian PPN/Bappenas) MENDUKUNG PEMERINTAH DAERAH NTB UNTUK FOKUS DENGAN INDUSTRIALISASI OLAHAN DAN PERMESINAN

Dalam rangka memajukan  industrialisasi di NTB, Pemerintah Pusat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) mendukung Pemerintah Daerah NTB untuk fokus dengan industrialisasi olahan dan permesinan. Sebab pemerintah pusat meyakini industrialisasi mampu membawa dampak ganda positif bagi perekonomian daerah bahkan nasional. Pemerintah Daerah terus mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri terhadap proses manufaktur maupun pembangunan proyek di Indonesia. Langkah strategis ini dinilai semakin menggenjot produktivitas industri kecil dan menengah (IKM), terutama sektor penghasil komponen, serta dapat bertujuan untuk melakukan substitusi produk impor. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah daerah NTB adalah dengan menjalankan Kotaraja yang berada di Lombok Timur, sebagai sentra IKM Logam & permesinan.

Kamis,27 Juni 2019 Tim dari Bappenas meminta langsung melihat Kotaraja Lombok Timur yang diekspose sebagai salah satu sentra IKM Logam & Permesinan. Produk produk yang dihasilkan dari ratusan pengusaha logam dan besi di Kawasan Kotaraja dan sekitarnya hanya seputar Terali, Pagar, Kanopi, Pintu Harmonika dll, sementara pasar lokal dan regional dalam bidang besi dan logam sangat besar dan luas, seperti : konstruksi baja tower, jembatan, dermaga, mesin mesin tepat guna pertanian, perikanan, mesin-mesin pengolahan pra dan pasca penen, mesin-mesin pengolahan pangan dan makanan, mesin mesin penggerak, komponen dan accessoriesnya. Inilah yang menyebabkan keberadaan ratusan pengusaha logam dan besi di Kawasan Kotaraja dan sekitarnya “terancam punah” dan kesulitan bersaing.

Oleh karena itu perlu campur tangan Pemerintah dan Semua Pihak yang terkait agar melakukan langkah-langkah percepatan dan “Program Cerdas” untuk mengantisipasi persoalan di atas. Program Cerdas Pengembangan Industri Manufacture Kawasan di Desa Kotaraja dan Sekitarya, yaitu : 1. Penyiapan SDM terampil masyarakat sekitar untuk saat ini dan yang akan datang melalui optimalisasi Fungsi infrastruktur Pemerintah di Kotaraja, yaitu UPT Logam Kotaraja. 2. Mengembangkan produk yang kompetitif melalui Kerjasama Kemitraan antar Pengusaha setempat yang memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kecukupan peralatan, SDM dan Modal. 3. Perlunya dukungan pemerintah yang kuat terkait Prioritas Penggunaan Produk Lokal dalam berbagai belanja pemerintah.

Tujuan tim Bappenas ke NTB  adalah sinkronisasi rencana industrialisasi prov NTB dengan rancangan teknokratik RPJMN 2020-2024 dan diskusi pengembangan sentra ikm (khususnya logam) di Prov NTB.

Dukungan dari pemerintah yang paling diharapkan juga adalah keberpihakan segala perangkat daerah dalam mengutaman produksi daerah sendiri baik dalam pengadaan maupun belanja pemerintah sehingga IKM kawasan ini berkembang dan bergairah dalam inovasi dan produksi. Jika IKM ini sudah mampu berkembang stabil dan menghidupi dirinya sendiri, maka mereka dapat mengembangkan pasar produknya ke daerah lain, regional maupen ekspor. Lihatlah data impor negara kita pada komoditi logam, mesin mesin industri dan peralatan kerja yang sebenarnya sangat sederhana dan mampu dibuat lebih berkualitas oleh putra daerah sendiri.

Unit Kerja: