Peningkatan Sinergi dan Koordinasi Industralisasi untuk NTB Mandiri dan Sejahtera

Primary tabs

 

“Amati, Tiru, Modifikasi” Itulah pesan Bapak Ir. RIDWANSYAH, M.Sc., MTP, asisten Bidang Perekonomian Pemprov NTB ketika membuka Rakor Perindustrian yang diadakan Dinas Perindustrian Provinsi NTB dengan tema “Peningkatan Sinergi dan Koordinasi Industrialisasi untuk NTB Mandiri dan Sejahtera” pada hari Jum’at, 20 Desember 2019 di Hotel Lombok Raya.

Beliau juga menambahkan bahwa selama ini kita cenderung mengeskpor bahan mentah seperti jagung, sapi, rumput laut dan mengimpor produk-produk dari bahan-bahan mentah tersebut yang sudah diolah seperti kornet dan kosmetik. “Maka di sinilah pentingnya industrialisasi. Sebab industrialisasi bisa memberikan nilai tambah pada suatu produk. Itulah sebabnya salah satu program prioritas NTB yaitu industrialisasi,” ungkap beliau.

Industri yang akan dibangun di NTB seperti disampaikan Bapak asisten yaitu industri yang berbasis lokal, bukan industri dengan pabrik-pabrik besar seperti yang dibayangkan selama ini. Tetapi industri yang bisa mendorong IKM-IKM untuk mandiri dan bisa menampung banyak tenaga kerja, khususnya tenaga kerja lokal.

Sejalan dengan hal tersebut, Plt Kadis Perindustrian Nuryanti SE., ME juga menyampaikan bahwa industri permesinan menjadi hal yang sangat penting dan utama untuk dikembangkan, sebab mesin merupakan teknologi yang bisa menambah nilai jual suatu produk, sehingga ke depannya NTB diharapkan tidak lagi mengimpor produk-produk yang bahan mentahnya berasal dari daerah sendiri.