PEMBUKAAN ACARA BIMBINGAN TEKNIS DAN FASILITASI SARANA PRODUKSI BAGI IKM DI NTB PASCA BENCANA

Pembukaan acara dilaksanakan pada hari Senin, 12 November 2018 bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal, Kementerian Perindustrian RI dan difasilitasi oleh Dinas Perindustrian Provinsi NTB. 

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Bapak Ir. Rosyadi H. Sayuti, M.Sc, P.hD hadir memberikan sambutan pada acara yang dihadiri oleh Direktur Jenderal IKM, Ibu Gati Wibawaningsih, S. Teks, MA dan jajaran, para Eselon 3 Dinas Perindustrian Provinsi NTB, serta Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten se-Pulau Lombok ini.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah yang akrab disapa dengan panggilan Pak Ros ini menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Dirjen IKM beserta jajaran yang telah menyelenggarakan acara untuk kesekian kalinya di Provinsi NTB, terutama pasca peristiwa gempa bumi.

Lebih lanjut Pak Ros menekankan tentang daya saing produk IKM, kualitas kemasan, fasilitas sarana produksi di Balai Kemasan (UPT Dinas Perindustrian Provinsi NTB), serta ketrampilan IKM. 

Diharapkan untuk ke depan, program/kegiatan antara Pemerintah Pusah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota melalui satuan kerja masing-masing menjadi lebih selaras, terintegrasi, dan berkesinambungan.

Dirjen IKM dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten se-Pulau Lombok yang sudah hadir. Hal ini menandakan bahwa koordinasi antara para pembina IKM di Provinsi NTB sudah berjalan dengan baik. Lebih lanjut Ibu Gati yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. Dirjen PPI Kementerian Perindustrian ini menyampaikan rasa senangnya bahwa Dinas Perindustrian di bawah kepemimpinan Ibu Baiq Eva Nurcahyaningsih sudah lebih maju, khususnya dalam pengelolaan Balai Kemasan. "Kalau Kepala Dinasnya semangat (membangun IKM), kami juga senang", tutur Ibu Gati. Dengan semangat yang tinggi dan koordinasi yang baik, maka pembangunan IKM akan lebih baik lagi. Lebih lanjut dipaparkan tentang program dari Ditjen IKM berupa e-smart IKM dan program restrukturisasi mesin/peralatan. E-smart IKM merupakan program yang memfasilitasi IKM untuk memasarkan produknya melalui kerjasama dengan market place online. Evaluasi atas program ini sedang dan akan terus dilakukan, termasuk bagi IKM di Provinsi NTB yang sudah memanfaatkannya. Dijelaskan lebih lanjut bahwa terkait program restrukturisasi mesin/peralatan, Ditjen IKM akan memberikan subsidi atas setiap pembelian mesin/peralatan IKM, baik buatan dalam negeri maupun impor.

Ibu Gati dalam sambutannya juga menekankan agar bantuan peralatan yang pada nantinya diberikan kepada para IKM agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan jangan sampai dipindahtangankan.

Terkait dengan keberlanjutan program/kegiatan dari Ditjen IKM, diharapkan kepada Kepala Dinas untuk segera menyampaikan program/kegiatan yang dibutuhkan bagi pengembangan IKM kepada Direktorat Jenderal IKM, Kementerian Perindustrian, karena peningkatan kualitas IKM menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi kemajuan industri.

Acara pembukaan yang diikuti oleh 60 IKM yang bergerak di industri furnitur, anyaman ketak, dan pengolahan pangan ini akan berlangsung selama 5 hari sampai dengan tanggal 16 November 2018. Teori dan praktek akan diberikan oleh para instruktur yang berpengalaman.

INDUSTRI BERGERAK, EKONOMI MENINGKAT, MASYARAKAT SEJAHTERA