Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2405 of /var/www/vhosts/disperin.ntbprov.go.id/httpdocs/includes/menu.inc).

NTB Launching Pabrik Pakan dan Investasi di STIPark NTB

Primary tabs

 

Pada hari Rabu 13 November 2019, Dinas Perindustrian NTB mengadakan kegiatan yang bertajuk “Launching Pembangunan Pabrik Pakan dan Investasi Lainnya,” bertempat di STIPark NTB, Lelede Banyumulek yang dibuka oleh Wakil Gubernur NTB Siti Rohmi Djalilah. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa instansi dan juga beberapa investor dari Malaysia sekaligus mempresentasikan rencana investasi di NTB ke depannya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Kadis Perindustrian Nuryanti Tajuddin SE. ME menyampaikan 6 program strategis NTB Gemilang 2019-2023 yaitu 1) Industrialisasi 2) Pariwisata Andalan dan Strategis 3) Pengembangan Daya Saing SDM 4) NTB Ramah Investasi 5) Pengembangan Konektivitas dan Aksesibilitas dan 6) NTB Bersih dan Berkelanjutan. Beliau berharap NTB ke depannya bisa menjadi provinsi yang ramah investasi khususnya di bidang industri.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan juga beberapa rencana investasi di NTB, di antaranya: Pabrik spandek dan kanal di STIPark NTB, pabrik pakan ternak, resort di Gili Dangar Sumbawa dan di Gili Sulat Lombok Timur, Pembangunan rumah tahan gempa RITA, dan E Scroll (Bank Data SDM Industrialisasi).

Seperti yang dikatakan Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dalam akun media sosialnya bahwa maju atau tidaknya ekonomi suatu bangsa/daerah ditentukan oleh kepandaian dalam memilih dan memilah investor. Investor tambang yang baik, bukan hanya yang mau menggali hasil tambang suatu daerah dan langsung menjualnya, tetapi yang mau dan mampu melakukan pengolahan hasil tambang di daerah tersebut sehingga banyak industri turunan lain yang juga hidup.Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Wakil Gubernur NTB bahwa investasi harus bersifat simbiosis mutualisme.

 “Semoga dalam setiap investasi selalu terjalin hubungan simbiosis mutualisme. Jangan sampai merugikan salah satu pihak,” ungkap wagub NTB. Beliau juga mengatakan bahwa Pulau Lombok ibarat perempuan cantik, ia harus selalu asri, hijau, dan indah. Oleh karena itu, aspek lingkungan harus selalu dipertimbangkan dan diutamakan.