Kadis Kelautan & Perikanan dan Plt Kadis Perindustrian NTB Lakukan Sinergisitas untuk NTB Mandiri Pakan

Primary tabs

Pada hari Rabu, 18 Desember 2019, Plt Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti Tajuddin SE., ME bertemu dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Bapak Lalu Hamdi M. Si membahas tentang industri pakan ikan terapung. Selain itu, turut hadir juga pelaku usaha pakan ikan Bapak Satria dari perusahaan Multi Prima Sejahtera, Lingsar Lombok Barat

“Pengembangan industri pakan ikan terapung di NTB memiliki potensi yang besar, sebab belum ada pusat pengembangan pakan ikan di NTB,” ungkap Plt Kadis perindustrian.

“Saat ini kita sudah memiliki mesin pembuatan pakan, tetapi kapasitasnya masih rendah, hanya mampu memproduksi 500 kg per hari, sementara kebutuhan permintaan mencapai 15 ton per hari.  Karena itu kita membutuhkan mesin yang memiliki kapasitas produksi 1 ton per jam,” ungkap Pak Satria. Selain itu, Pak Satria juga memaparkan bahan-bahan pembuatan pakan ikan, serta potensi penyediaan bahan baku di NTB.

Berikut bahan-bahan pembuatan pakan ikan:

1.      Limbah ikan

2.      MBM (Tepung Daging Tulang)

3.      Ampas Kedelai

4.      Dedak

5.      Polar (Ampas gandum)

6.      Jagung

Kebutuhan yang paling tinggi dari bahan-bahan di atas yaitu Limbah ikan sebesar 30-40 %. Menanggapi hal tersebut Kadis Kelautan dan Perikanan mengatakan siap menyediakan limbah ikan dalam jumlah besar. “Selebihnya Dinas Perindustrian bisa menyiapkan mesinnya,” tambah beliau.

Plt Kadis Perindustrian menyambut dengan baik gagasan serta kerjasama yang ditawarkan. “Semoga dengan tersedianya mesin yang mampu memproduksi pakan ikan dalam jumlah 1 ton perjam nanti, NTB bisa surplus pakan ikan, yang ke depannya juga kita harapkan bisa menjadi produk ekspor yang bisa diandalkan.” Ungkap Bu Yanti sekaligus menutup pertemuan tersebut.