Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2405 of /var/www/vhosts/disperin.ntbprov.go.id/httpdocs/includes/menu.inc).

Dorong Industrialisasi Permesinan, Dinas Perindustrian Provinsi NTB Gelar Rapat Bersama Stake Holder

Primary tabs

  

Dalam rangka menyelaraskan permasalahan permesinan di NTB, Dinas Perindustrian Provinsi NTB menggelar rapat pembahasan dan konsultasi dengan OPD Biro teknis terkait dalam hal pengadaan barang dan jasa yang akan dilaksanakan oleh Disperin NTB Tahun Anggaran 2020. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari BAPPEDA NTB, Kepala BAPPEDA Lotim, perwakilan Kejaksaan Provinsi, Wakil Rektor UTS, perwakilan Inspektorat Provinsi NTB, Dekan Faperta UMM, Kepala OJK, Direktur PT GNE, Kepsek SMKN 1 Selong, Kepsek SMKN 1 Lingsar, Kepsek SMKN 3 Mataram, Biro APP & LPBJ, dan Asosiasi Pengusaha Logam Dan Mesin (ASSPEL) NTB. Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur STIP NTB Khairul Ikhwan, MT dan Kepala Bidang Ilmate Bu Ely pada Jumat 06 Maret 2020 di ruang rapat Dinas Perindustrian Provinsi NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Faperta UMM (Universitas Muhammadiyah Mataram) mengatakan siap berkontribusi dan bersinergi untuk mendukung industrialisasi permesinan di NTB. “Kita sudah punya SDM yang siap untuk melaksanakan hal tersebut,” ungkap Dekan Faperta UMM. Hal senada juga diungkapkan oleh wakil rektor UTS (Universitas Teknologi Sumbawa)

"Melalui standardisasi mesin-mesin buatan lokal dan dipakainya produk lokal kita ingin mendorong lahirnya induk IKM Permesinan di NTB yang ke depannya bisa memberikan multiflier efek" ungkap Pak Ikhwan selaku Direktur STIP NTB.

“Teman-teman SMK sudah mulai merancang produk-produk mesin. Tolong kita didukung untuk mensukseskan itu. Semoga kita bisa beli mesin dr produk sendiri.Kita ingin membeli mesin dari produk mesin sendiri, sehingga uang NTB bisa berputar di NTB, tIdak hanya numpang lewat di NTB. Jka pembelian mesin dilakukan oleh semua stake holder di NTB tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat.” “tambah Kepsek SMKN 1 Lingsar

Dalam rapat tersebut, dibahas juga mengenai persoalan mesin-mesin rekayasa produk IKM NTB yang belum bisa masuk dalam elektronik catalogue (E-Catalogue). Hal ini menjadi bahan diskusi lanjutan yang akan diinisiasi dalam pertemuan berikutnya untuk mendorong tumbuh dan kembangnya pembuatan mesin-mesin rekayasa di Provinsi NTB.