BIMTEK Pendataan IKM NTB untuk Optimalisasi NTB Satu Data

Primary tabs

 

Bekerjasama dengan Diskominfotik, Dinas Perindustrian NTB adakan Bimbingan Teknis Pendataan Bagi Aparat Pembina Se Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Lombok Raya pada tanggal 18-20 Desember 2019. Peserta kegiatan terdiri dari 20 orang yang masing-masing 2 orang berasal dari Disperindag Kabupaten/Kota.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pendataan informasi sehingga pengolahan data bisa lebih efisien dan tepat sasaran,” ungkap Sri Wahyuni selaku ketua panitia.

Ke depannya sistem pendataan ini akan berupa aplikasi di mana data-data IKM di NTB bisa di akses oleh semua kalangan. Berdasarkan diskusi dengan para pembina se-NTB, hal yang menjadi tantangan utama sistem pendataan online melalui aplikasi ini adalah kesiapan dan kemampuan para pelaku usaha (IKM) untuk bisa mengisi data. Sebab masih banyak para pelaku usaha yang belum mengenal internet.

“Maka di sinilah peentingnya peran pemerintah. Bagaimana pemerintah bisa merangsang para IKM untuk mau mengisi data-data di aplikasi tersebut,” ungkap Pak Rofii, peserta dari Disperindag Kab. Lombok Tengah.

“Salah satu tagline sekaligus menjadi target kita saat ini yaitu IKM Naik Kelas. Apa itu IKM naik kelas? Yaitu IKM yang berubah dari IKM NonFormal menjadi IKM Formal,” ungkap Plt Kadis Perindustrian Nuryanti, SE., ME ketika membuka acara. “Maka di sinilah pentingnya data, karena dengan data kita bisa memetakan potensi-potensi IKM yang ada di NTB, baik potensi berbasis skala industri, komoditi, maupun berbasis sektor. Semua bisa tercapai manakala datanya rapi dan terukur. Sebab data adalah koentji,” tambah Bu Nuryanti sekaligus menutup kegiatan Bimtek Pendataan tersebut.