BIDANG ILMATE DINAS PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN BESI DUSUN BEREMBENG

Primary tabs

Pada hari Senin, 11/11/2019, Bidang ILMATE (Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika) Dinas Perindustrian NTB melakukan survey yang dirangkaikan dengan monev dalam rangka fasilitasi standardisasi SNI ke sentra IKM Pande Besi Desa Pengenjek Dusun Berembeng Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Kepala Desa Pengenjek dan Kepala Dusun Berembeng. Potensi IKM Pande Besi khususnya di Dusun Berembeng perlu menjadi perhatian Pemerintah. 

Desa Pengenjek dihuni sekitar 25.000 ribu orang yang sebagian besarnya berprofesi sebagai pande besi. Produk–produk pande besi yang dikerjakan mulai dari mata pisau, sabit, mata cangkul, dan alat pertanian lainnya serta gagang dan sarung berukir. Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pengrajin pande besi di Dusun Berembeng yaitu:

1. Belum adanya asosiasi atau lembaga yang mewadahi para pengrajin terkait dengan penentuan standar harga jual produk IKM Pande Besi. Saat ini harga jual produk kerajinan lebih didominasi oleh pengepul/pedagang yang memiliki modal besar. 

2. Penggunaan peralatan produksi masih bersifat manual. Perlu sentuhan inovasi teknologi dalam rangka peningkatan produktifitas IKM Pande Besi di sentra tersebut. Selama ini, para pengrajin melakukan pekerjaan memande secara manual dengan tenaga manusia sehingga  mereka membutuhkan alat-alat pembentuk dan penempa besi, Mereka berharap ke depannya Dinas Perindustrian bisa memberikan bantuan alat-alat yang dibutuhkan tersebut.

Ke depannya pemerintah akan melakukan pendampingan secara bertahap kepada para pengrajin, khususnya kepada IKM Pande Besi yang ada di Desa Pengenjek dalam hal teknis manajemen, teknis produksi, dan packaging. Hal ini dilakukan agar produk-produk tersebut dapat eksis dan bersaing. Baik di pasar lokal maupuan nasional.