Mataram – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi narasumber utama dalam talkshow bertajuk “Local Champion” yang berlangsung di Hotel Aruna Senggigi. Dalam kesempatan tersebut, Kadis Perindustrian membahas peran optimal Pemerintah Provinsi NTB dalam pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Kadis Perindustrian memulai pembahasan dengan menceritakan bagaimana industrialisasi di NTB bangkit kembali setelah daerah ini dilanda bencana. Pemerintah melalui program JPS Gemilang berupaya membantu masyarakat, terutama para pelaku IKM, agar dapat bertahan dan berkembang. Program ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga fasilitas sertifikasi bagi para pelaku IKM agar produk mereka dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami terus mendorong enam sektor industri prioritas yang menjadi andalan NTB. Alhamdulillah, hingga saat ini data menunjukkan bahwa Tenaga kerja masih didominasi oleh pelaku industri kecil, yang mana mereka adalah pahlawan ekonomi nasional kita,” ungkap Kadis Perindustrian.

Kadis juga menegaskan bahwa JPS Gemilang menjadi jalan keluar yang efektif pada masa krisis, dengan landasan kuat dari Peraturan Gubernur yang berbunyi “Bela Beli Produk Lokal.” Selain itu, Kadis menyampaikan pentingnya revitalisasi Rumah Kemasan yang bertujuan untuk mendukung produk lokal agar memenuhi standar yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kadis juga mengajak audiens yang memiliki produk agar segera memanfaatkan fasilitas ini.

Dalam acara tersebut, Kadis juga memaparkan tentang ITE Begawa Fest yang akan diadakan dengan melibatkan 30 IKM yang telah dikurasi. “Ini merupakan bukti keseriusan kami dalam mensejahterakan IKM di NTB,” tambahnya.

Terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Kadis menyampaikan bahwa NTB memiliki potensi besar untuk menjadi pusat modest fashion muslim di Indonesia, serta mengembangkan kuliner legenda yang menjadi ciri khas daerah.

Dengan adanya berbagai inisiatif ini, Kadis Perindustrian berharap bahwa industri di NTB akan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *