24 Mei 2024

Pelatihan Kewirausahaan untuk Pemuda dan Masyarakat, UPTD BKPD Sampaikan Manajemen Usaha

Kepala Seksi Diklat dan Promosi Heldy Sardianto, ST., M.M.Inov., bersama Staf Balai Kemasan Zahrul Martayadi, S.STP., dan Dico Muhammad, S.Tr.IP menghadiri kegiatan Pelatihan Kewirausahaan sebagai narasumber yang diadakan oleh Lembaga Pemberdayaan Pemuda dan Masyarakat Miskin (LPP-MM) di Selong Lombok Timur, Kamis (22/12).

Kewirausahan merupakan proses mendirikan dan menjalankan bisnis atau suatu usaha. Proses tersebut kemudian menggabungkan inovasi, kesempatan, dan cara yang lebih baik agar memiliki nilai tambah yang lebih dalam kehidupan.

“Masih banyak permasalahan yang menjadi hambatan bagi kemajuan IKM. Yang pertama pasti keterbatasan modal, manajemen yang belum profesional, belum terpenuhi standar serta legalitas usaha, serta terbatasnya inovasi” kata Reni Yanita dalam acara kick off Indonesia Food Innovation (IFI) 2022.

Kasi Diklat dan Promosi menjelaskan Fungsi Manajemen ada 4, yakni:
Pertama Planning, yaitu menganalisis situasi dan mengidentifikasi masalah, menentukan skala prioritas, menentukan tujuan program, menyusun rencana kerja operasional;
Kedua Organizing, pembagian tugas kepada setiap sumber daya di perusahaan sesuai dengan kemampuan masing-masing, penugasaan ini meliputi aktifitas, membagi pekerjaan kedalam setiap tugas secara spesifik, menentukan siapa yang tepat untuk diberikan tugas sesuai dengan kemampuannya, semakin jelas tugas dan tanggung jawab masing-masing karyawan, maka semakin kecil kesalahannya;
Ketiga Actuating, implementasi rencana, berbeda dari planning dan organizing adalah membuat urutan rencana menjadi tindakan dalam dunia organisasi sehingga tanpa tindakan nyata rencana tidak pernah menjadi kenyataan;
Keempat Controling, tahap ini dilakukan secara bertahap dan sistematis melalui langkah seperti mengukur pelaksanaan atau hasil yang sudah dicapai, membandingkan pelaksanaan, atau hasil dengan standar dan menentukan jika ada masalah, melakukan tindakan perbaikan.

Dalam menjalankan usaha juga diperlukan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) tujuannya untuk mengetahui dengan detail pengeluaran yang dari pembuatan produk. Ada 4 langkah-langkah menghitung HPP, diantaranya:

  1. Menghitung penggunaan bahan baku
  2. Hitung biaya produksi lainnya
  3. Hitung total biaya produksi
  4. Hitung harga pokok penjualan

Heldy menambahkan pentingnya membuat Standar Operasional Produksi (SOP), mengukur waktu produksi, mengenali produk sendiri dan mengetahui produk pesaing, serta perlunya inovasi produk dan berinovasi dalam pemasaran.

Tujuan dari pelatihan ini diharapkan IKM yang ikuti pelatihan dapat mengembangkan usaha nya serta menambah pengetahuan dan meningkatkan inovasi dari produknya.