31 Januari 2023

Masyarakat Desa Mesanggok Belajar Pengemasan Sederhana Menggunakan Handsealer

Kamis, 19 Januari 2023 – Zahrul Martayadi, S.STP staf Balai Kemasan seksi Pendidikan Latihan dan Promosi didampingi Dico Muhammad, S.Tr.IP dan Ardillah Dahlia, S.TP sebagai Narasumber Sosialisasi Pengemasan Produk Olahan Jagung guna Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Sosialisasi dan praktik sederhana penggunaan Handsealer ini disenggarakan oleh mahasiswa KKN Terpadu Desa Preneur Universitas Mataram. Kegiatan bertempat di Kantor Desa Mesanggok, Lombok Barat

Pengemasan adalah proses memberikan pelindung atau penutup untuk sebuah produk sehingga produk tetap terjaga selama proses penyimpanan dan distibusi. Kemasan juga biasanya memiliki sejumlah informasi yang berguna bagi semua pihak yang terkait dengan isi kemasan. Secara sederhana bisa didefinisikan bahwa kemasan adalah bahan pembungkus bagi sebuah produk yang berfungsi untuk melindungi, mengidentifikasi, nenggambarkan, menampilkan dan mempromosikannya. Adanya kemasan juga akan membuat produk tetap bersih dan bisa dipasarkan.

Staf Balai Kemasan Zahrul Martayadi S.STP, menejelaskan “Ada beberapa fungsi kemasan yaitu sebagai wadah melindungi produk, membangun serta meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan konsumen, menambah daya tarik produk, mempromosikan produk dengan sendirinya, memberikan perbedaan dengan produk lain, meningkatkan masa simpan produk makanan. Jenis kemasan dibedakan berdasarkan fungsi, pertama kemasan primer yaitu kemasan yang langsung mewadahi produk, kemasan sekunder yaitu kemasan utama yang melindungi kelompon kemasan, kemasan tersier dan kuarter yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi.”

Staf Balai Kemasan Dico Muhammad S.Tr.IP, menjelaskan “Kemasan yang dirancang harus berbeda dengan yang lain, sehingga dibutuhkan desain kemasan yang unik dan khas. Produk yang sama namun dengan kemasan yang berbeda juga bisa diterapkan tergantung dengan pasar konsumen yang ditargetkan. Desan kemasan yang unik memberikan daya tarik dan informasi pada pelanggan/ calon pembeli. Bentuk dan dekorasi/ Grafis pada Kemasan, serta jenis material kemasan yang digunakan memegang peranan yang sangat penting untuk meningkatkan daya tarik produk. Desain dari sifat dan karakteristik bahan kemasan yang akan digunakan sehingga secara teknis dapat diaplikasikan ke prpduk yang akan dikemas.”

Sosialisasi pengemasan ini dihadiri sebanyak 31 orang masyarakat desa mesanggok yang rata-rata adalah Ibu rumah tangga, remaja-remaji dan butuh tani. Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab peserta dan narasumber guna mengetahui permasalahan masyarakat dalam hal kemasan dan menemukan solusi atas masalah tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk warga mengetahui pentingnya kemasan dan baiknya produk untuk di kemas lebih unik dan menarik. H. yaqub Sekretaris Desa Mesanggok Terimakasih kepada Balai Kemasan dan mahasiswa KKN yang sudah berinisiatif menyelenggarakan program kerja sosialisasi tersebut dengan harapan dapat meningkatkan nilai jual dari produk yang dimiliki

“Semoga acara ini bisa membuat masyarakat desa ini mengerti pentingnya kemasan produk dan semoga masyarakat mampu memiliki produk serta melanjutkan produk yang di inisiasi oleh mahasiswa KKN dengan kemasan yg lebih baik” ucap Sri adekayanti salah satu mahasiswi KKN Terpadu Desa Preneur Universitas Mataram.