3 Desember 2022

Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional, Innovasi Karya Anak Bangsa

Kepala Dinas Perindustrian Prov NTB , Nuryanti, SE.ME didampingi Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Pemberdayaan Industri, Aryanti Dwiyani ,S.Pt.,M.Pd
menghadiri Pembukaan Acara Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVI yang bertempat di Hotel Lombok Raya.

Sebanyak 1.493 peserta dari 129 perusahaan di Seluruh Indonesia yang dibagi menjadi 391 tim
yang memiliki kompetensi atau profesional di bidang manajemen mutu dan produktivitas kerja berkumpul dalam acara bertema Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN).

Forum ini menjadi kesempatan bagi perusahaan, BUMN, swasta, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, koperasi termasuk organisasi nirlaba dari dalam negeri dan luar negeri untuk mendemonstrasikan dan mempromosikan keberhasilan serta saling tukar pengalaman dalam peningkatan mutu dan produktivitas.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkiflimansyah, hadir untuk memberi sambutan sekaligus membuka acara. Beliau mengatakan Kegiatan ini very interesting, karena mengangkat tema mutu produktivitas inovasi karya anak bangsa. Kalau semua memaknai terminalogi ini maka Indonesia tidak akan mungkin tertinggal dalam peradaban manusia. Karya, Inovasi untuk menghadirkan budaya mutu dan kebijakan produktivitas untuk Industrialogis.

Gubernur NTB juga berpesan dalam sambutannya, “dorong teman-teman agar melakukan inovasi pada area dimana kita mempunyai konferdensi yang tinggi, artinya yang menang dalam penjurian nanti, bukan hanya sekedar yang unik, tapi inovasi itu akan melahirkan inovasi baru yang akan merubah wajah industri secara keseluruhan” ungkapnya.

“Terimakasih telah memilih Lombok sebagai Lokasi acara Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) ke XXVI” uangkapnya menutup sambutan.

Acara ini berlangsung selama 5 hari ( 21-25 November 2022). Ketua Penyelenggara TKMPN Lombok, Ir Sutrisno Atmadi, mengatakan, misi utama penyelenggaraan temu karya mutu dan produktivitas tersebut adalah mewadahi lahirnya karya-karya fenomenal di bidang manajemen.

“Masing-masing entitas bisa mengirim lebih dari satu tim dengan berbagai karya unggulan atau temuan, lalu mempresentasikan di hadapan juri yang kompeten, disaksikan oleh tim lain dari entitas berbeda. Mereka akan dinilai, lalu diberi apresiasi,” ujarnya.

Ketua Bidang Luar Negeri AMMPI, Damayanti, SE, MM, mengatakan, kompetisi akan dibagi dalam 13 stream atau kelompok besar tim presentasi. Masing-masing stream akan menampilkan sekitar 28 -30 tim presentasi.

Presiden AMMPI, Suradi, SE, MM, menambahkan, selain kegiatan konvensi, panitia penyelenggara juga akan mengadakan kunjungan ke objek wisata di NTB, sehingga secara langsung maupun tidak langsung, dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi bagi pemerintah daerah maupun pelaku usaha, khususnya industri pariwisata.

“Kegiatan ini tentu saja akan memberikan efek positif ekonomi kepada penyelenggara wisata, industri kecil, koperasi, dan usaha mikro kecil dan menengah. Para peserta dan delegasi negara sahabat akan mengenali lebih dalam adat istiadat dan budaya masyarakat NTB,” ucapnya.