3 Desember 2022

UNIDO Gelar Pelatihan untuk IKM NTB

Mataram, 31 Oktober 2002. Pembukaan Rangkaian Pendampingan Teknis UNIDO (United Nation Industrial Development Organization) dan peresmian Creativity Lab Unido-Diskop di PLUT KUMKM. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda NTB Ibu Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah didampingi Kepala Dinas Perindustrian Prov NTB, Nuryanti, SE, ME dan dihadiri perwakilan dari UNIDO Mr. Ralph Liebing dan Ms. Lidwina Dox.

Dalam sambutannya , Bunda Niken menyampaikan, “Jadi yang terpilih ini orang yang punya potensi, orang yang mau berubah, memperbaiki diri, mau menerima ide baru dan cepat geraknya, itu potensi yang bagus digunakan dan itu yang akan didampingi”.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi NTB, sebelumnya UNIDO telah melakukan seleksi terhadap beberapa UMKM untuk mendapatkan pendampingan. Akhirnya terpilihlah 12 UMKM yang siap dibina oleh UNIDO hingga 2025 mendatang.

Terlepas dari itu, Bunda Niken berharap program pelatihan tersebut tidak hanya membawa berkah bagi UMKM yang lolos seleksi, tetapi juga untuk seluruh UMKM di NTB agar kedepan lebih kreatif mengembangkan bisnisnya. 

“Sambil membimbing ke-12 UMKM, kita berharap UMKM lainnya pun bisa mendapatkan ilmu dan keberkahannya. Sehingga saya tidak akan berkata see you on the top, tapi saya akan berkata let’s go together to the top,” tuturnya. 

Sementara itu, Project Manager dari program kerjasama UNIDO-Diskop yaitu Mr. Faruq J. mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program tersebut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mitra nasional kami dalam pelaksanaan program bersama ini, yaitu Kemenkop & UKM, Pemprov NTB, Dekranasda dan stakeholders lainnya dari asosiasi dan badan pemerintah untuk penyelenggaraan ini. Semoga sesi pelatihan anda menjadi lebih produktif dan sukses,” ucapnya melalui virtual conference.

UNIDO sendiri merupakan akronim dari United Nations Industrial Development Organization. UNIDO berada di bawah naungan PBB yang didirikan untuk mempromosikan dan mempercepat perkembangan industrial di negara-negara berkembang serta negara-negara yang sedang dalam masa transisi ekonomi, serta untuk mempromosikan kerjasama industrial internasional.