31 Januari 2023

Ekosistem Industri Permesinan sebagai trigen Industrialisasi Kabupaten Lombok Barat

Roadshow & Talkshow Industrialisasi Gubernur NTB di Kabupaten Lombok Barat Selasa 25 Oktober 2022 di GOR Tripat Kecamatan Gerung Lombok Barat. Roadshow kali ini mengangkat tema “Ekosistem Industri Permesinan sebagai trigen Industrialisasi”. Tema yang diangkat selaras dengan keadaan Kabupaten Lombok Barat yang mempunyai banyak pelaku Industri permesinan dengan berbagai macam produknya.

Selain itu dengan hadirnya Asosiasi Pengusaha & Pengerajin Logam – NTB (ASPPEL) menjadi jawaban bahwa Lombok Barat mampu membuat mesin-mesin yang tidak kalah saing dengan produk-produk luar dan ditampilkan di acara Roadshow kali ini.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti SE. ME dalam sambutannya mengatakan bahwa spesialisasi setiap kabupaten kota sudah terbentuk dan bisa membentuk pasar tersendiri. Triger industrialisasi Kabupaten Lombok Barat selain permesinan adalah SMK yang hadir hari ini dengan produk Industri dan kreativitas nya. Nuryanti melanjutkan “Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Kadis Dikbud Provinsi NTB yang sudah menggerakkan sekolah untuk membangun Industrialisasi”

Nuryanti juga sebelumnya mengatakan “Di NTB masing-masing kabupaten/kota memiliki keunggulan sumber daya alam yang berbeda-beda, jadi untuk Lombok Barat sendiri memiliki industri logam yang cukup baik di NTB baik permesinan bidang pertanian, perkebunan, perikanan maupun mesin-mesin olahan lain yang dibuat” Saat menemui Bupati Lombok Barat sebelum acara Roadshow dilaksanakan. 

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimasyah, SE., M. Sc. dalam kesempatan yang sama mengatakan, “diberbagai tempat sudah sering kita sosialisasikan industrialisasi yang kita inginkan. Industrialisasi adalah kesadaran dan kemauan agar tidak lagi berkutat menjual produk kita dalam bentuk yang biasa, untuk kemudian kita beli dengan harga yang lebih mahal dan mempunyai nilai tambah yang lebih tinggi padahal bahan baku dari kita untuk menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi”.

Bang Zul melanjutkan “Sepeda listrik yang kita buat bukan kita ingin locat untuk membuat pabrik mobil listrik, tetapi kita ingin beritahu kalau IKM kita bisa membuat barang serupa”. Yang menjadi PR kita bersama hari ini adalah keberanian menggunakan produk lokal kita dan menjadi pembeli untuk meningkatkan ekonomi daerah.

Selain itu H. Fauzan Khalid S.Ag., M.Si Bupati Lombok Barat di awal penyampaian materinya mengatakan “bahwa Apa yang disampaikan Gubernur tadi tentu menjadi perhatian kita semua, bicara industrialisasi tentu yang pertama yang harus kita perhatikan adalah potensi dan SDM yang kita punya”. Beliau melanjutkan “Kita harus menjadi contoh untuk membeli dan menggunakan produk IKM lokal, dan sebagai orang yang pertama yang harus membeli produk lokal tersebut”

Selain itu banyak produk lokal kita mempunyai kualitas baik dan harganya lebih murah, Kalaupun lebih mahal, tetap kita harus memilih produk lokal kita, apalagi lebih murah. Ini adalah potensi pasar dan kita baru berbicara potensi pasar lokal, belum kita berbicara potensi pasar luar. Tuturnya.

Turut hadir di acara Roadshow tersebut, Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saftarini Zulkiflimansyah SE. M. Sc, Ketua Dekranasda Lombok Barat, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat, Beberapa Kepala OPD Lingkup Provinsi NTB, Kepala Brida NTB, Lembaga mitra, Lembaga keuangan dan tamu undangan lainnya.

Acara Roadshow di Kabupaten Lombok Barat ini adalah yang ke 9 dari 10 Kabupaten yang ada di NTB, selanjutnya adalah Kota Mataram sebagai penutup Roadshow Industrialisasi menuju NTB Gemilang.