3 Desember 2022

BKPD NTB jadi Narasumber untuk Kemasan Olahan Kelapa di KLU

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus memfollow up segala hal untuk meningkatkan kualitas produk-produk IKM terkenal dipasaran Internasional. Hal demikian tentu memerlukan fasilitas yang memadai, mengingat potensi IKM di KLU cukup besar sehingga perlu atensi khusus salah satunya dengan memperhatikan Kemasannya. Kemasan menjadi salah satu syarat dalam memasarkan produk. Identitas suatu produk jelas tertera pada kemasan yang menjadikan produk tersebut lebih dikenal.

Kepala Balai Kemasan Aryanti Dwiyani, M.Pd bersama Staf Voxcy Riyan Lesmana menjadi Narasumber pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Kelembagaan Sentra IKM tentang Pelatihan Pengelolaan UPT/Rumah Kemasan Olahan Kelapa Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara yang diselenggarakan oleh Diskop UKM dan Perindag KLU. Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin, 29 Agustus 2022 ini diikuti sebanyak 20 peserta yang terdiri dari beberapa Instansi bertempat di Mina Tanjung Hotel – KLU.

Dalam hal ini, Kabalai kemasan memaparkan materi tentang kemasan, jenis-jenis kemasan, model-model kemasan dan mengapa kemasan itu penting. Kabalai selaku narasumber mengibaratkan packaging seperti sebuah bumbu penyedap makanan.

“Packaging ibarat bumbu bagi masakan, tanpa bumbu masakan tidak akan enak, begitu juga produk tanpa kemasan maka terlihat kurang bagus atau cantik.” Ungkapnya

Aryanti Dwiyani juga menjelaskan Sistem pengelolaan UPTD BKPD/ Rumah Kemasan. UPTD Balai Kemasan Produk Daerah memiliki tugas yang berkaitan dengan teknis operasional yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat serta memastikan perlindungan terhadap kebutuhan masyarakat sesuai dengan bidang teknisnya.

Adapun fungsinya:

  1. Pelaksanaan operasional pelayanan dan pemberdayaan masyarakat serta memastikan perlindungan terhadap kebutuhan masyarakat sesuai dengan bidang tugasnya.
  2. Pelaksanaan operasional tugas-tugas teknis Dinas sesuai dengan bidangnya.
  3. PelaksanaanPelayanan Administratif Ketatausahaan pada UPTD.

Sementara itu Voxcy, selaku narasumber kedua menjelaskan beberapa mesin yang beroperasi di Rumah Kemasan seperti Mesin Cetak Kardus, Cetak Stiker dan Sablon. Ditambah terkait operasional rumah kemasan mulai dari prosedur pelayanan, administrasi, konsultasi kemasan IKM, macam-macam mesin kemasan, dan jenis kemasan.

Kabid Perindustrian Abdul Mukhtar mengatakan “Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kelompok- kelompok IKM yang ada di KLU dengan menghadirkan suatu wadah UPT/Rumah Kemasan yang nantinya akan dikelola oleh pemerintah KLU”.

Semoga dengan adanya UPT/ Rumah Kemasan nanti, diharapkan IKM bisa berkomitmen memajukan produknya hingga pasaran Internasional juga meningkatkan perekonomian di KLU.