3 Desember 2022

5 IKM NTB Tampil di Jakarta International Jewellery Fair 2022

Mewakili Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Bidang Kerjasama, Pengawasan, dan Promosi Investasi Industri memenuhi undangan dari Kementerian Perindustrian Ditjen IKMA pada pembukaan pameran 13th Jakarta International Jewellery Fair 2022 yang berlokasi di Jakarta Convention Center Assembly Hall. 5 IKM NTB yang lolos kurasi untuk difasilitasi tampil dalam pameran tersebut, diantaranya, Ugga Kreatif Lombok, Concha, Otilla Pearl, Akram Mutiara dan Natural Pearl.

Dilansir dari https://ekbis.sindonews.com/read/860025/34/jakarta-international-jewellery-fair-2022-promosikan-perhiasan-berciri-khas-etnik-1660828136, Sekjen Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Iskandar Husin mengatakan pameran perhiasan ini merupakan kegiatan usaha yang penting perannya dalam upaya pengembangan investasi di industri kreatif.

Iskandar menuturkan, pameran perhiasan ini telah dimulai sejak 2003, 2005, 2010 sampai dengan 2019. Pada 2020 dan 2021 tertunda karena pandemi Covid-19. Menurut Iskandar, digelarnya pameran perhiasan ke 13 Jakarta International Jewellery Fair 2022 ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk perhiasan kreatif dengan ciri khas desain etnik budaya. Produk perhiasan kreatif tersebut merupakan hasil karya dengan menggunakan teknologi masa kini dalam industri perhiasan dan industri pendukungnya.

Pameran perhiasan ini, kata Iskandar, juga untuk mengedukasi masyarakat pencinta perhiasan dan perajin perhiasan sebagai tuan rumah di Indonesia. Apalagi Acara Pameran JIJF 2022 juga memberikan pelatihan secara sederhana kepada pengunjung untuk membuat perhiasan tanpa dipungut biaya. Sehingga upaya tersebut diharapkan dapat menumbuhkan UKM mandiri yang baru.

Pameran juga diisi seminar mengenai produk emas, talk show seputar perhiasan emas oleh artis Ibu Kota. Melalui rangkaian pameran perhiasan ini, Indonesia Jewellery Fair berharap dapat memberikan semangat kewirausahaan kepada anak bangsa melalui UKM yang maju, tangguh, mandiri dan juga dapat berperan sebagai motor penggerak dalam perekonomian nasional yang berbasis ekonomi kerakyatan di era pasar bebas.