28 September 2022

IKM Lokal NTB Berhasil Membuat Mesin Laser Cutting

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti., SE., ME., didampingi Pejabat Fungsional Pembina Industri, Ir. Evy Djulaeha Taviningsih, Fungsional Penyuluh Perindag, Tris Setya Ariani, S.IP, Fungsional Penyuluh Perindag Muda, Rahmat Reza Hamidy, ST dan staf Bidang Sarana Prasarana, Lalu Efendi Hidayat, ST., MM., memberikan sambutan sekaligus menutup acara pendampingan pembuatan mesin Laser Cutting bagi IKM Logam di Lembar, Lombok Barat yang diselenggarakan oleh Direktorat ILMEA- Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian RI pada hari Selasa, 2 Agustus 2022.

Nuryanti sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan kegiatan pendampingan pembuatan laser cutting tersebut karena IKM NTB yakni Asosiasi Pengusaha dan Pengerajin Logam (ASPEL) telah berhasil membuat mesin Laser cutting. Alat ini merupakan hasil diskusi Kadisperin dengan ibu dirjen ILMEA saat kunjungan ke NTB beberapa waktu lalu untuk di uji coba, yang kegiatannya paralel yakni di Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah.

“Terimakasih kepada Kementerian Perindustrian RI atas dukungannya kepada NTB yang hampir semua program-program kementerian perindustrian ada di NTB. Nantinya mesin-mesin yang sudah di produksi dapat disumbangkan kepada IKM Logam di Lombok Tengah kemudian untuk di proses lebih lanjut perbaikannya sesuai dengan kebutuhan mereka.” Tuturnya

Dalam sambutannya Kadisperin menekankan kepada ASPEL mengajukan semua mesin untuk di Test Report sekaligus di diajukan juga di E-Katalog jika mesin tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan atau sudah sesuai dengan standar. Upaya ini untuk membrandingkan sentra atau penghasil Permesinan di NTB.

“Untuk terus memperbaiki kualitas permesinan sehingga tepat guna yang dibutuhkan oleh pasar baik secara penggunaan maupun kualitas sehingga ada timbal balik pada tahap pertama, dengan begitu mudah diajukan di E- Katalog.” Tambahnya

Selain itu, NTB sedang dalam proses Asesment oleh Kementerian Perindustrian, agar UPT Balai Standarisasi Jasa Industri hadir di NTB dengan begitu akan mempermudah IKM Permesinan untuk melakukan test report tanpa menunggu lama.

Kadisperin menyarankan untuk membuat SOP kerja, seperti SOP Pembelian mesin dan setiap mesin disarankan untuk mencantumkan nomor HP yang dapat dihubungi untuk menambah kepercayaan orang dan minimal harus memiliki layanan purna jual. Layanan purna jual sangat penting dikarenakan pelayanan yang diberikan oleh perusahaan atau IKM kepada konsumen yang memiliki keluhan atau klaim setelah kegiatan jual-beli berakhir, tujuannya agar dapat meningkatkan kesetiaan konsumen dalam menggunakan produk hasil buatan perusahaan atau IKM Permesinan itu sendiri.

Menutup sambutannya, Kadisperin NTB mensosialisasikan agenda Roadshow Gubernur NTB tentang Industrialisasi secara garis besar ingin Memunculkan Lombok Barat sebagai sentra atau penghasil permesinan dengan standar TKDN.