28 September 2022

Hadiri Pelatihan Wirausaha Muda, Nuryanti: Pemberdayaan Pelaku Industri Masa Depan

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB memberikan sambutan pada agenda Sinergi Dalam Rangka Penumbuhkembangan Wirausaha Mapan, Inovatif dan Berkelanjutan Tahun 2022 yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia di Ballroom Pejanggik Hotel Lombok Raya pada hari Sabtu, 16 Juli 2022.

Dalam sambutannya Nuryanti mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh KemenKopUKM dengan memberdayakan para wirausaha baru sebagai cikal bakal pelaku industri NTB Kedepannya. Enam Industri Prioritas NTB tahun 2020-2040 yang menjadi turunan dari Industri Prioritas Nasional diharapkan mampu menjadi acuan para mahasiswa yang hadir untuk mengembangkan produknya.

Nuryanti juga menyampaikan Pemprov NTB melalui Dinas Perindustrian sedang mempersiapkan kawasan NTB HIP. Kawasan ini kedepan akan ditargetkan oleh IKM naik kelas yang tidak mungkin berproduksi di dalam rumahnya, dikarenakan membutuhkan kawasan dengan persyaratan sesuai. Mahasiswa yang kelak menjadi wirausaha muda ini diharapkan mampu memaksimalkan kawasan tersebut agar mampu menjadi pelaku industri yang menjawab tantangan demografi dengan produk yang memiliki kualitas, kuantitas dan kontinuitas sehingga dapat menjadi bagian dari rantai pasok.

Selain itu, para wirausaha muda ini akan didorong untuk memasarkan produknya dengan kemasan yang menarik minat. Wirausaha muda dapat berkerjasama dengan beberapa rumah produksi IKM lokal yang ada di NTB, sehingga tidak perlu mengurus izin sendiri. Ketika bekerjasama nantinya keuntungan yang didapatkan yakni dengan produk dan desain sendiri namun sudah memiliki perizinan yang lengkap.

“Kami sudah launching dengan pak gubernur di tahun kemarin terkait rumah produksi yang sudah sesuai standar. Nanti adik adik bisa bekerjasama, kalau buat sendiri akan susah di perizinan karena harus sesuai standar BPOM.” Tuturnya.

Asisten Deputi Pengembangan Ekosistem Bisnis, Irwansyah Putra, S. STP., M. Si., dalam sambutannya juga menyambut baik program program yang diadakan oleh Dinas Perindustrian. Program pemerintah seperti ini harus bisa diakses oleh mahasiswa agar mahasiswa yang akan menjadi wirausaha memiliki pandangan terhadap apa yang akan kerjakan. Sehingga target mencetak banyak wirausaha muda untuk merubah struktur ekonomi berbasis perguruan tinggi dapat terwujud.

“Masa mahasiswa sekarang adalah waktunya trial and eror, sehingga pasca wisuda nanti adik adik sudah berhasil menjadi wirausaha muda dan produknya bisa bersaing dipasaran.” Tuturnya.

Wakil Rektor III Universitas Mataram, Prof. Hj. Enny Yuliani, yang turut hadir juga berpesan kepada para mahasiswanya, semoga dengan adanya workshop dan pelatihan ini, semua mahasiswa berpartisipasi aktif, memahami, dan mengaplikasikannya. Dengan lahirnya wirausaha muda dapat mengatasi pengangguran intelektual yang disinyalir masih tinggi.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 Mahasiswa Universitas Mataram dengan didampingi instruktur dari Perwakilan TokoPedia dan Rumah Kemasan Jawa Barat.