28 September 2022

Implementasi Green Economy, Kadisperin: IKM NTB Sudah Terapkan Bahan dari Alam

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti., SE., ME, bersama Staff Bidang Sarana dan Prasarana Pemberdayaan Industri , Bapak Lalu Efendi Hidayat., ST., MM menghadiri FGD Implementasi Green Economy dalam rangka Percepatan Perekonomian Nasional Tahun 2022, yang diselanggarakan oleh Lemhanas bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Gubernur NTB pada hari Rabu, 6 Juli 2022.

Tujuan dari kegiatan ini adalah erumuskan srategi pembangunan ekonomi Indonesia untuk memenuhi komitmen COP26 dan G20, memetakan sinkronisasi kebijakan antar K/L dan antara kebijakan peralihan ke Green Economy dan Kebijakan Pemulihan Ekononmi Nasional.

Selain itu merumuskan Strategi untuk menurunkan emisi Karbon di Indonesia pada sektor prioritas seperti energi dan kelistrikan, transportasi, kehutanan dan industri yang dilanjutkan dengan memetakan pola transisi ekonomi untuk beralih ke ekonomi hijau. Serta mengidentifikasi sumber-sumber pembiayaan potensial bagi proyek ekonomi hijau.

Dalam paparannya, Kadisperin Prov NTB menjelaskan bahwa IKM di NTB sudah mulai mengurangi bahan kimia pada proses produksi untuk mencegah pencemaran lingkungan dan menggantinya menggunakan bahan dari alam , seperti proses pewarnaan kain tenun dan kerajinan (tas dan dompet) menggunakan pewarna alami dari daun tanaman. Produsen Kosmetik yang bahan bakunya dari tanaman herbal. IKM juga melakukan budidaya Maggot (Ulat) melalui media sampah organik kemudian dijadikan pakan ternak, serta ada juga yang menggunakan serat nanas sebagai bahan baku pembuatan benang.

untuk kedepannya, kegiatan FGD ini diharapkan mampu memetakan roadmap yang terarah dan tepat sasaran sehingga mampu menyelesaikan permasalahan dan hambatan yang ada.

NTBLawanCorona

Industrialisasi

CintaidanBeliProdukNTB

PertumbuhanIndustri

IKMnaikKelas

NTBMandiridanSejahtera

NTBGemilang

DariNTBuntukIndonesia

IKMKerjaKerasIKMNaikKelas