10 Agustus 2022

Peluang Sektor Permesinan di NTB, Dirjen IKMA Kemenperin Gelar Bimtek Diversifikasi untuk IKM Lokal

Pembangunan sektor industri di Nusa Tenggara Barat merupakan bagian integral dari pembangunan sektor industri nasional maupun regional dengan tidak mengabaikan aktivitas pembangunan sektor lain di daerah serta potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

Industrialisasi sendiri salah satunya bermakna meningkatkan peran sektor industri pengolahan dengan menitikberatkan pada pengolahan berbasis permesinan dan alat angkut untuk pembuatan kendaraan listrik.

Mewakili Kadisperin NTB, Kepala Bidang Sarana, Prasarana & Pemberdayaan Industri, Baiq Yunita Puji Widiani, ST., M. Si membuka kegiatan “BIMTEK TEKNIS DIVERSIFIKASI PRODUK IKM KOMPONEN OTOMOTIF PENDUKUNG KENDARAAN LISTRIK DI PROVINSI NTB” yang diselenggarakan oleh Ditjen IKMA, Kementrian Perindustrian Republik Indonesia berlokasi di Fave Hotel, Kota Mataram, Senin(04/07/2022).

Dalam kesempatan ini, Kepala Bidang Sarana, Prasarana, & Pemberdayaan Industri, Baiq Yunita Puji Widiani, ST., M. Si mengatakan bahwa sebagai OPD teknis, Disperin NTB terus mencoba melakukan pemetaan mengenai apa saja yang harus terus dilakukan dalam pengembangan sektor permesinan dan jasa perbengkelan di Provinsi NTB.

“Faktanya Ikm di NTB telah mampu membuat banyak sekali mesin-mesin dan kendaraan listrik seperti E-boat, Mobil Listrik, Motor Listrik, Cimolis, dan lain sebagainya”. Tuturnya

Sebanyak 20 peserta dari beberapa pelaku IKM permesinan dan alat angkut di NTB mengikuti kegiatan bimtek tersebut.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan menambah ilmu dan keterampilan sehingga dapat meningkatkan kreatifitas pelaku Ikm permesinan dan alat angkut serta dapat menghasilkan nilai tambah untuk meningkatkan kemampuan berinovasi juga dapat memberikan peluang lapangan usaha baru kedepannya. Kegiatan ini berlangsung selama 04 sd 06 Juli 2022.