10 Agustus 2022

Kerjasama dengan BDI Denpasar, Disperin NTB Latih IKM Lakukan Pemasaran Digital

Semakin berkembangnya zaman teknologi komunikasi dan digitalisasi juga efek dari pandemi selama dua tahun kebelakang, menjadikan pemilik usaha produk lokal terus mencari cara untuk memasarkan dan menarik minat pembeli di pasaran, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial yang ada.

Dinas Perindustrian Provinsi NTB bekerjasama dengan Balai Diklat Industri Denpasar menangkap peluang ini untuk melatih 23 IKM yang domisili Pulau Lombok dalam pengelolaan Sosial Media Marketing yang dilakukan dari tanggal 21-25 Juni 2022, berlokasi di Kantor Dinas Perindustrian Provinsi NTB.

Mewakili Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia Lalu Luthfi, M. Si., pada penutupan diklat (25/06/2022) menyampaikan terimakasih kepada BDI Denpasar yang telah mengadakan kegiatan ini di Nusa Tenggara Barat. Setelah terseleksi dari 300 pendaftar, maka 23 IKM ini berhasil mengikuti kegiatan tersebut hingga tahap akhir. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, para IKM NTB bisa menerapkan ilmu yang telah didapatkan untuk perkembangan pasar dan usaha yang lebih luas lagi.

“Semoga bisa meluaskan pasar dan usaha serta membagikan ilmunya kepada IKM lainnya terkait pemasaran produk berbasis digital” Ungkapnya.

Sementara itu, Kasubag TU BDI Denpasar, Sri Rahayu febriani menyampaikan, kegiatan ini merupakan Amanat UU dalam membangun sumberdaya manusia untuk bersaing di dunia global dan berperan terhadap mendukung perekonomian Indonesia. Sri Rahayu juga berpesan kepada peserta agar ilmu yang di dapatkan bisa diterapkan dengan sebaik baiknya sehingga IKM NTB menjadi naik kelas.

“Dengan materi yang disampaikan oleh kedua instruktur semoga bisa menjadi tambahan ilmu yang ketika diterapkan berdampak besar terhadap IKM NTB.” Tuturnya

Salah satu peserta Diklat tersebut yakni Owner Good Craft, IKM yang bergelut dalam bidang industri kreatif memberikan Testimoni positif setelah mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan ini sangat sesuai untuk pemasaran produk yang berbasis marketing digital dan kelas yang disusun secara interaktif dari instruktur dan peserta.

“Sangat positif dampak yang diberikan, dan saya selaku IKM merasa mendapatkan materi yang sesuai untuk diterapkan dalam pemasaran produk. Instruktur juga sangat interaktif dalam menyampaikan materi, sehingga mudah dimengerti.” Tutupnya

Selanjutnya, 23 IKM tersebut akan melaksanakan Ujian Sertifikasi selama 7 hari kedepan yang difasilitasi oleh BDI Denpasar.