10 Agustus 2022

Ekosistem Industri Kerajinan NTB Difasilitasi untuk Tumbuh dan Berkembang

Repost- Suara NTB, POTENSI Desa Mapin Beru Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa sangat kaya. Selain pertanian jagung, tumbuhan rotan juga sangat banyak ditemui dan bahkan tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat saat ini.

‘’Semoga dengan adanya pelatihan ini, ke depannya akan lahir dan tumbuh SDM-SDM yang lahir membuat anyaman dari rotan,” harap Kepala Desa Mapin Beru, Khaeruddin Manca dalam kegiatan Bimtek Pengembangan Kreativitas Industri Kerajinan Anyaman di Desa Mapin Beru, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Jumat, 17 Juni 2022. Kegiatan ini dibuka langsung Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., M.E., dan dihadiri oleh Kabid Industri Disperindag Sumbawa, Andi Kusmayadi, M. Si, Kepala Camat Alas Barat, R. Ardiansyah, S. AP.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti, menjelaskan, jika sekarang ini NTB sedang membangun ekosistem Industri. Dan kegiatan ini adalah salah satunya. Desa Mapin Beru kaya akan bahan baku. Apalagi perajin rotan di Lombok mengaku kekurangan bahan baku. ‘’Oleh karenanya, hari ini kita link and match-kan keduanya agar bisa bersinergi,” ujarnya.

Selain itu dengan pagelaran MXGP yang akan dilaksanakan di Pulau Sumbawa pada tanggal 24-26 Juni mendatang merupakan sebuah peluang bagi IKM perajin dari Pulau Sumbawa untuk hadir meramaikan merchandise, yang akan dijadikan sebagai pilihan buah tangan khas NTB.

Harapan dari kegiatan bimbingan teknis ini nantinya masyarakat Desa Mapin Beru dapat memanfaatkan tanaman rotan yang selama ini tidak termanfaatkan dengan baik. Melalui bimbingan teknis ini masyarakat Ddesa mampu mengolah tanaman rotan menjadi bahan setengah jadi yang dibutuhkan para pelaku IKM kreatif anyaman rotan yang ada di NTB, terutama di Lombok, juga tidak menutup kemungkinan hasil anyaman dari Masyarakat Desa Mapin Beru bisa masuk ke pasar seperti hasil anyaman dari Pulau Lombok.(bul)