17 Agustus 2022

Webinar Peningkatan Daya Saing Produk IKM melalui Kemasan

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan IKM serta penyelenggaraan Program Gerakan Bangga Buatan Indonesia LAGAWI FESTIVAL 2022 satu bumi juta karya. Kemenperin RI melalui Direktorat Jendral IKMA mengadakan kegiatan Webinar Peningkatan Daya Saing Produk IKM melalui Kemasan.

Untuk itu, Mewakili Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Kepala Balai Kemasan Aryanti Dwiyani, M.Pd., mengikuti webinar yang diikuti oleh seluruh IKM Se-Indonesia secara online melalui Zoom Meeting pada hari Senin, 30 Mei 2022.

Adapun pembicara dalam agenda tersebut yakni Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan, Riefky Yuswandi dan Direktur Indonesia Packaging Federation, Ariana Susanti.

Pertumbuhan Ekonomi dan Industri Non Migas Triwulan 1 Tahun 2022 meningkat sebesar 5,01% dan hal ini juga dapat dilihat dari Kontribusi Sektor Ekonomi terhadap PDB Nasional Triwulan 1 tahun 2022 sebesar 17, 34% yang mana angka ini tertinggi dari sektor lainnya. Adapun subsektor yang memiliki kontribusi terbesar yaitu industri makanan dan minuman sebesar 6,55%.

Industri Kecil dan Menengah juga memberikan konstribusi manufaktur juga memiliki peranan strategis dalam perekonomian Nasional. Dalam hal ini dilihat dari unit usaha yang besar, penyerapan tenaga yang besar, ladang prodak yang dihasilkan sangat banyak, pengisian pasar yang luas, sumber pendapatan bagi masyarakat serta taat pada krisis yang terjadi.

Hingga saat ini, jumlah populasi IKM di Indonesia sebanyak 4.410.557 unit usaha, dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 15.637.929 orang. Industri Pangan saat ini peningkatannya cukup signifikan. Meskipun demikian, kemasan yang digunakan masih banyak belum sesuai standar. Banyak IKM yang belum memberikan perhatian cukup untuk kemasan produknya.

Pak Jokowi juga pernah menyampaikan dalam sebuah forum “Packaging itu penting, jangan sampai produk kita tidak diterima dipasaran karena packaging yang kurang bagus”.

“Kemasan keren, bagus dipandang dan produknya enak maka akan sangat cepat terkenal dipasaran dan go global. Kunci terpenting ada pada IKM, harus kreatif dan inovatif”. Ungkap Bu Ariana.

Fungsi Pengemasan :

  1. Menyimpan produk
  2. Melindungi produk
  3. Memberikan Informasi (Grafis dan Label)
  4. Mudah digunakan dan memberikan kenyamanan
  5. Logistik ; Transportasi , Pergudangan dan Delivery ke konsumen.

Konsisten pada labeling model, font dan bentuk kemasannya tidak berubah (Corporate Image dan Corporate Identity) itu perlu untuk sebuah kemasan agar menarik dan nilainya tinggi. Kemudian ditambah tips dan trik l memperluas pasar yaitu dengan mengembangkan inovasi produk dan kemasannya. Riset kemasan dipasaran agar tidak ketinggalan dengan trending produk lainnya.

Hal-hal yang harus dilampirkan dalam sebuah kemasan : Nama Brand dan Nama Produk, Komposisi, Netto, Exp Date, PIRT, Label Halal. Pada dasarnya ada 6 aspek yang digunakan untuk mengembangkan kemasan produk makanan saat ini, seperti:

  1. Better – Tepat
  2. Faster – Cepat
  3. Safer – Aman
  4. Cheaper – Ekonomis
  5. Smarter – Smart
  6. Greener – Ramah Lingkungan