3 Juli 2022

Hadiri PKS Bank NTB Syariah dan MES, Kadisperin NTB Harap Sosialisasi Mawar Emas Semakin Gencar

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti,SE., ME. menghadiri Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Layanan Fasilitas Pembiayaan Ultra Mikro Pemberdayaan Masjid Sejahtera iB Amanah PT. Bank NTB Syariah dan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Produk dan Layanan Jasa Perbankan Syariah, serta Penyelenggaraan Program Kampus Merdeka. PKS dan MoU ini ditandatangani langsung oleh Direktur Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo dan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) NTB sekaligus Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB, Dr. Baiq Mulianah, M. Pd pada hari Senin, 04 April 2022.

Setelah melakukan penandatanganan MOU, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama tamu undangan yang hadir. Dalam hal ini Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME. memberikan masukan terhadap evaluasi mawar emas dan memasifkan dalam sosialisasinya, sehingga masyarakat lebih banyak mengetahui manfaatnya.

“Mawar emas ini sosialisasinya semakin digencarkan dan dimasifkan, supaya lebih diketahui oleh masyarakat luas” Tuturnya.

Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas) Program Mawar Emas sendiri merupakan program yang berawal dari kegiatan safari subuh oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Dari situ, munculah ide dimana masjid yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah dapat pula dijadikan sebagai salah satu tempat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan keberadaan masjid ini, diharapkan masyarakat kedepannya tidak lagi terjerat rentenir. Program Mawar Emas adalah program unggulan TPAKD provinsi NTB yang diinisiasi oleh MES NTB bersama dengan OJK dan BI. Program Mawar Emas ini juga memberikan modal usaha ultra mikro dengan nominal mulai dari 1 juta hingga 3 juta rupiah kepada jamaah masjid dengan skema akad qardul hasan.

Lebih lanjut, Nuryanti juga menyampaikan tentang Halal Industrial Park (HIP) yang tengah di rancang untuk Nusa Tenggara Barat. Kadisperin menyampaikan Bank NTB Syariah dan MES bisa sebagai lembaga yang melihat peluang nantinya dengan adanya HIP sehingga bisa dikelola oleh NTB dengan baik.

“Halal Industrial Park bisa dilihat sebagai peluang nanti, isinya nanti kan IKM NTB. Jangan sampai orang luar yang akan ambil peluang” Tuturnya.

Kadisperin juga menyampaikan perihal Simanis sebagai base data IKM akan di link-kan dengan perbankan, inilah sinergi untuk pendataan IKM dan kemudahan bagi IKM. IPEMI sebagai salah satu organisasi pengusaha muslimah yang hadir pada acara tersebut memiliki binaan juga dapat mengisi di aplikasi simanis.